Euro Bisa Menguat terhadap Dolar karena Terlihat Undervalued
Euro kemungkinan akan menguat terhadap dolar karena diperdagangkan di bawah nilai wajar jangka pendeknya, dan mata uang AS tersebut dapat melepas penguatannya setelah pertemuan Federal Reserve minggu lalu, ujar Francesco Pesole dari ING dalam sebuah catatan.
Nilai wajar jangka pendek euro berada di kisaran $1,1900. Terakhir diperdagangkan datar di $1,1746. Hal ini membuka ruang bagi penguatan karena dolar dapat mengurangi apresiasinya yang didorong oleh sinyal hati-hati Ketua Fed Jerome Powell tentang penurunan suku bunga di masa mendatang, ujarnya.
Terlepas dari nada Powell, proyeksi dot plot Fed menyiratkan dua penurunan lagi tahun ini dan seharusnya menjadi jangkar ekspektasi suku bunga, ujarnya. Data indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi inti pada hari Jumat juga akan memperkuat spekulasi penurunan suku bunga, ujarnya.