Euro Terancam Kembali Melemah Jika Data Zona Euro Lebih Buruk dari AS
Euro terancam kembali melemah jika data zona euro dan AS menunjukkan divergensi tajam dalam pertumbuhan ekonomi yang menguntungkan dolar, ujar Francesco Pesole dari ING dalam catatannya. Prancis melaporkan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua yang lebih kuat dari perkiraan namun tetap moderat, yaitu sebesar 0,3%. Data pertumbuhan kuartal kedua Jerman akan dirilis pukul 08.00 GMT, sementara data pertumbuhan ekonomi kuartal kedua AS akan dirilis pukul 12.30 GMT.
Jika data AS lebih baik dari data zona euro, maka euro bisa jatuh di bawah $1,15, kata Pesole. Hal ini sejalan dengan proyeksi ING untuk euro yang lebih lemah pada kuartal ketiga, diikuti oleh pemulihan ke $1,18 pada kuartal keempat. Euro menguat 0,1% menjadi $1,1560 setelah mencapai level terendah satu bulan di $1,1515 pada hari Selasa, menurut LSEG.