Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Geopolitik Perdagangan Meningkat, Emas Kembali Jadi Primadona
Commodities

Geopolitik Perdagangan Meningkat, Emas Kembali Jadi Primadona

by admin_mab 26/05/2025 0 Comment

Geopolitik perdagangan global kembali menarik minat terhadap aset safehaven, mendorong pasar emas meningkat mencapai titik tertinggi baru dalam dua pekan ketika Presiden Trump menerapkan tarif import sebesar 50% terhadap Uni Eropa setelah negosiasi yang sulit.

Dalam press conferencenya Trump mengungkapkan bahwa diskusi dengan UE “tidak membuahkan hasil” sambil mengancam akan mengenakan tarif 50% pada impor UE pada tanggal 1 Juni.

Dalam kebijakan tersebut, Trump akan mengenakan tarif langsung sebesar 50% pada semua barang yang dikirim ke Amerika Serikat dari Uni Eropa (UE) dan mengenakan tarif 25% ‘setidaknya’ pada produk Apple yang diproduksi di luar negeri.

ketegangan geopolitik perdagangan Trump semakin panas ketka trump mulai menerapkan tarif secara langsung pada korporasi dan menerakan tarif 25% terhadap produk Samsung.

Merespon hal tersebut, berbanding terbalik dengan pasar emas – indek Dolar AS justru anjlok pada level terendah dalam dua pekan terhadap seluruh matauang utama dunia.

Pada awal pekan ini, pasar akan cenderung sepi dari rangkaian data ekonomi karena pasar Amerika akan ditutup selama “Memorial Day”.

Market Movement

Hingga akhir perdagangan Jumat (23/5), Harga emas menguat sebesar $62.74 atau 1.90% berakhir pada level $3,357.38 per ons setelah uji tertinggi $3,365 dan serendah $3,287. Selama sepekan terakhir harga emas menguat setidaknya 4.86%.

Pada saat yang sama, Emas berjangka kontrak Juni sebagai kontrak teraktif saat ini – diperdagangkan naik sebanyak $70.80 atau 2.15% berkhir pada level $3,365.80 per ons, setelah uji tertinggi $3,366 dan terendah $3,285 di Divisi Comex. Naik sebanyak 5.60% selama sepekan terakhir.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Greenback terhadap sekeranjang mata uang utama dunia diperdagangkan turun sebanyak 25 poin atau 0.25% berakhir pada level 99.68, setelah capai tertinggi 99.94 dan terendah 99.64.

Dipasar rival utamanya, sekeranjang matauang berisiko diperdagangkan menguat, Berikut adalah posisi matauang pada penutupan perdagangan Jumat (23/5),

  • AUDUSD : 0.64940 , +85 / +1.33%
  • EURUSD : 1.13616 , +84 / +0.74%
  • GBPUSD : 1.35353 , +118 / +0.88%
  • NZDUSD : 0.59818 , +85 / +1.43%
  • USDJPY : 142.526 , -145 / -1.01%
  • USDCAD : 1.37314 , -124 / -0.89%
  • USDCHF : 0.82094 , -77 / -0.93%
  • USDCNH : 7.19410 , -51 / -0.07%

Sentimen

Sepanjang perdagangan pekan ini, pasar global akan memperhatikan perkembangan perang tarif AS-EU, Pembacaan Risalah pertemuan FOMC (Mei) dan Laporan GDP AS.

Tags: emas
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Commodities

Harga Minyak Brent Naik di Atas $105 per Barel karena

16/03/2026
Asia Market

Peluang Kenaikan Suku Bunga Bank Sentral Korea (Bank of Korea/BOK)

16/03/2026
Asia Market

Bursa Asia Waspada, Harga Minyak Naik karena Keraguan di Selat

16/03/2026
US Market

Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS Turun, Pertemuan Fed Pekan Ini

16/03/2026
Asia Market

Pasar Asia Mengikuti Penurunan Wall Street

16/03/2026
Related Market News
komoditi emas
Commodities

Geopolitik dan Latar Belakang Makro Global Tetap Mendukung

by admin_mab 06/03/2026

Geopolitik dan latar belakang makro global tetap mendukung harga emas, demikian pernyataan State Street Investment Management dalam sebuah catatan. “Ketegangan

harga emas
Commodities

Emas Berpotensi Terhambat oleh Penyesuaian Ekspektasi Suku Bunga

by admin_mab 04/03/2026

Penyesuaian ekspektasi suku bunga dapat menimbulkan hambatan bagi harga emas, kata Josh Gilbert dari eToro dalam sebuah komentar. Lonjakan harga

harga emas
Commodities

Emas Kemungkinan Akan Tetap Volatil dalam Jangka Pendek

by admin_mab 02/02/2026

Emas kemungkinan akan tetap volatil dalam jangka pendek, menurut Priyanka Sachdeva dari Phillip Nova dalam catatan risetnya. Emas melonjak 24%

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.