Harga Emas Berjangka Capai Rekor Tertinggi Setelah Laporan Tarif
Harga emas naik ke rekor tertinggi baru pada hari Jumat menyusul laporan bahwa AS mengenakan tarif impor emas batangan satu kilogram, sebuah langkah yang mengancam akan mengganggu pasar emas batangan global.
Pada awal perdagangan, harga emas berjangka naik 1% menjadi $3.489,50 per troy ons setelah mencapai puncaknya di $3.534,20 di awal sesi.
Tarif emas batangan satu kilogram—bentuk yang paling umum diperdagangkan di Comex—memberikan pukulan baru bagi pusat penyulingan minyak terbesar di Swiss, Financial Times melaporkan, mengutip surat dari Bea Cukai Perlindungan Perbatasan.
Reli harga emas juga didorong oleh kekhawatiran atas prospek ekonomi global setelah tarif baru Presiden Trump mulai berlaku pada hari Kamis dan data AS yang lemah memicu spekulasi bahwa Federal Reserve akan segera memangkas suku bunga.
Menurut perangkat FedWatch CME Group, para pedagang saat ini melihat probabilitas 89,4% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin pada bulan September.
Sementara itu, Trump mencalonkan Stephen Miran untuk mengisi kekosongan di Dewan Gubernur The Fed dalam jangka pendek. “Miran adalah perancang kebijakan tarif Trump, dan pasar memandang penunjukan tersebut sebagai langkah menuju kebijakan moneter yang lebih dovish,” ujar para analis di ANZ.