Harga Emas Berjangka Melemah Namun Tetap Mendekati Level Tertinggi
Harga emas berjangka melemah, meskipun tetap mendekati level tertinggi baru-baru ini. Harga emas berjangka turun 0,3% ke $3.425,1 per troy ons, tetapi tetap menguat 3% dalam sepekan setelah laporan ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan pada hari Jumat.
Data Nonfarm Payroll meningkatkan ketidakpastian seputar pendekatan kebijakan moneter Federal Reserve, meningkatkan ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
Suku bunga yang lebih rendah biasanya meningkatkan daya tarik emas batangan tanpa bunga. Logam mulia ini telah terdampak oleh penurunan imbal hasil yang terkait, ujar Ahmad Assiri dari Pepperstone dalam sebuah catatan.
Sentimen risiko rapuh dan sangat peka terhadap perubahan peristiwa ekonomi makro, tulis Assiri. Hal ini telah meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe haven.
Dengan rilis data yang akan datang dan semakin dekatnya keputusan AS tentang perpanjangan penangguhan tarif Tiongkok, keputusan investasi yang paling bijaksana tampaknya adalah emas, ekuitas pertahanan, dan obligasi pemerintah, tambah Assiri.