Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Harga Emas Melampaui $4.200 Seiring Harapan Kesepakatan Hormuz Mengurangi Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed; Dolar Melemah
Commodities

Harga Emas Melampaui $4.200 Seiring Harapan Kesepakatan Hormuz Mengurangi Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed; Dolar Melemah

by admin_mab 05/08/2026 0 Comment

Harga emas melonjak lebih dari 2% pada hari Rabu, naik di atas level kunci $4.200 per ons, karena meningkatnya optimisme mengenai kesepakatan sementara untuk membuka kembali Selat Hormuz meredakan kekhawatiran inflasi, sehingga mendorong investor untuk menurunkan ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve.

Pada pukul 02.07 ET (06.07 GMT), XAU/USD melonjak 2,1% menjadi $4.162,79 per ons, sementara Emas Berjangka (Gold Futures) naik 1,7% menjadi $4.222,92. XAG/USD menguat 3,2% menjadi $61,45 per ons, sedangkan XPT/USD naik 1,8% menjadi $1.768,95.

Harapan kesepakatan Hormuz redakan kekhawatiran inflasi, dorong harga emas

Emas melanjutkan kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut setelah tanda-tanda kemajuan menuju pembukaan kembali Selat Hormuz mengurangi kekhawatiran bahwa gangguan berkepanjangan pada pasokan energi global akan menjaga inflasi tetap tinggi.

Qatar menyatakan bahwa sebuah proposal telah disusun untuk memulihkan pelayaran melalui jalur air vital tersebut, sementara Axios melaporkan bahwa Washington, Teheran, dan Oman hampir mencapai kesepakatan, dengan para pejabat AS menargetkan pengumuman paling cepat pada hari Rabu.

Menteri Keuangan Scott Bessent juga mengatakan kesepakatan untuk membuka kembali Selat tersebut dapat tercapai paling cepat hari Selasa atau Rabu, yang semakin meningkatkan harapan bahwa pasar energi mungkin akan stabil.

Prospek penurunan harga minyak mendorong para pedagang untuk semakin mengurangi ekspektasi terhadap pengetatan kebijakan Federal Reserve. Pasar kini sepenuhnya memperhitungkan hanya satu kali kenaikan suku bunga AS hingga akhir tahun, dibandingkan dengan dua kali kenaikan yang diperkirakan pada minggu lalu.

Indeks Dolar AS juga sedikit melemah, membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih menarik bagi pembeli luar negeri dan memberikan dukungan tambahan bagi logam mulia.

Permintaan Tiongkok dan komentar The Fed menjaga fokus pada prospek kebijakan

Harga emas telah turun lebih dari 20% sejak konflik AS-Iran meletus pada akhir Februari, karena lonjakan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi dalam waktu yang lebih lama.

Meskipun Federal Reserve mempertahankan kebijakan tidak berubah untuk pertemuan kelima berturut-turut pada minggu lalu, tiga pembuat kebijakan menyatakan perbedaan pendapat dengan mendukung kenaikan suku bunga. Presiden Federal Reserve Philadelphia, Anna Paulson, menyatakan bahwa ia tetap “terbuka” terhadap prospek kebijakan di tengah sinyal yang beragam mengenai apakah pengaturan moneter saat ini sudah cukup restriktif.

Secara terpisah, Presiden Federal Reserve Kansas City, Jeff Schmid, berpendapat bahwa suku bunga yang lebih tinggi mungkin masih diperlukan untuk memulihkan stabilitas harga, seraya memperingatkan agar tidak berasumsi bahwa tekanan inflasi akibat guncangan pasokan akan mereda dengan cepat.

Dukungan terhadap logam mulia juga datang dari Tiongkok dalam beberapa pekan terakhir. Data Bloomberg menunjukkan bahwa exchange-traded fund (ETF) emas asal Tiongkok mencatat arus masuk dana selama 14 hari perdagangan berturut-turut hingga hari Senin—rentetan terpanjang sejak bulan Maret—yang mengindikasikan kembalinya investor institusional ke pasar setelah berbulan-bulan mengalami arus keluar dana.

Aktivitas pembelian yang kembali muncul ini telah membantu menstabilkan harga logam mulia di atas level psikologis penting di kisaran $4.000 per ons, sekaligus memperkuat sinyal bahwa permintaan dari Tiongkok menjadi penopang pasar di tengah ketidakpastian yang lebih luas mengenai arah kebijakan The Fed.

Tags: Harga emas naik
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Currency

Dolar Melemah Setelah Data Inflasi AS yang Rendah Meredam Spekulasi

14/08/2026
Europe Market

Bursa Eropa Mencatat Penurunan Mingguan Pertama dalam Lima Minggu Akibat

14/08/2026
US Market

S&P Berakhir di Rekor Tertinggi Seiring Meredanya Ekspektasi Kenaikan Suku

14/08/2026
US Market

JP Morgan Menghentikan Layanan Perbankan Bagi Polymarket karena Kekhawatiran Regulasi

14/08/2026
Commodities

Harga Emas Turun di Bawah $4.400 Akibat Arah Kebijakan The

14/08/2026
Related Market News
Commodities

Harga Emas Mendekati 4.400 Dolar di Tengah Keraguan

by admin_mab 12/08/2026

Harga emas naik pada hari Rabu, bertahan di dekat level $4.400 per ons, karena ketidakpastian mengenai kesepakatan AS-Iran untuk membuka

harga emas
Commodities

Harga Emas Naik karena Risiko Timur Tengah Mengimbangi

by admin_mab 07/08/2026

Harga emas kembali naik pada hari Jumat, melanjutkan penguatan dari sesi sebelumnya saat investor terus menimbang ketegangan yang meningkat di

komoditi emas
Commodities

Harga Emas Naik ke Level Tertinggi dalam Tujuh

by admin_mab 06/08/2026

Harga emas melanjutkan kenaikannya untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Kamis, mencapai level tertinggi dalam tujuh minggu. Optimisme mengenai potensi

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.