Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Harga Emas Turun karena Inflasi AS yang Lebih Tinggi Memicu Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed, Sementara Lonjakan Harga Minyak Menambah Tekanan Inflasi
Commodities

Harga Emas Turun karena Inflasi AS yang Lebih Tinggi Memicu Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed, Sementara Lonjakan Harga Minyak Menambah Tekanan Inflasi

by admin_mab 14/09/2026 0 Comment

Harga emas sedikit melemah pada hari Senin setelah data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada akhir pekan ini, sementara lonjakan harga minyak menambah risiko inflasi.

Emas diperdagangkan di kisaran $4.340 per ons setelah turun selama tiga minggu berturut-turut; harga emas batangan sempat turun 1,8% pada minggu lalu meskipun berakhir lebih tinggi pada sesi perdagangan hari Jumat.

Pada pukul 21.29 ET (01.29 GMT), pasangan XAU/USD turun 0,3% menjadi $4.335,98 per ons, sementara harga emas berjangka (Gold Futures) turun 0,7% menjadi $4.376,92. Pasangan XAG/USD turun 0,7% menjadi $64,09 per ons, sedangkan XPT/USD turun 0,3% menjadi $1.792,63. Indeks Dolar AS naik tipis sebesar 0,1% ke level 99,19.

Inflasi yang lebih tinggi memicu ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed

Tekanan terbaru ini muncul setelah data inflasi bulan Agustus menunjukkan indeks harga konsumen inti naik 0,3% secara bulanan (month-on-month), tidak termasuk biaya makanan dan energi. Kenaikan tersebut memperkuat ekspektasi bahwa The Fed dapat melakukan kenaikan suku bunga pertamanya dalam tiga tahun terakhir pada pertemuan minggu ini.

Pasar kini memperkirakan adanya peluang sekitar 88% untuk kenaikan suku bunga pada bulan September. Biaya pinjaman yang lebih tinggi biasanya membebani harga emas karena logam mulia ini tidak menghasilkan bunga, sehingga aset yang memberikan imbal hasil (yield) menjadi lebih menarik.

Kenaikan suku bunga juga dapat menimbulkan ketegangan politik bagi The Fed. Presiden Donald Trump kembali menyerukan penurunan suku bunga pada hari Minggu, melanjutkan kritik terbarunya terhadap sikap kebijakan bank sentral tersebut.

Inflasi yang lebih tinggi memicu ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed

Tekanan terbaru ini muncul setelah data inflasi bulan Agustus menunjukkan indeks harga konsumen inti naik 0,3% secara bulanan (month-on-month), tidak termasuk biaya makanan dan energi. Kenaikan tersebut memperkuat ekspektasi bahwa The Fed dapat melakukan kenaikan suku bunga pertamanya dalam tiga tahun terakhir pada pertemuan minggu ini.

Pasar kini memperkirakan adanya peluang sekitar 88% untuk kenaikan suku bunga pada bulan September. Biaya pinjaman yang lebih tinggi biasanya membebani harga emas karena logam mulia ini tidak menghasilkan bunga, sehingga aset yang memberikan imbal hasil (yield) menjadi lebih menarik. Kenaikan suku bunga juga dapat menimbulkan ketegangan politik bagi The Fed. Presiden Donald Trump kembali menyerukan penurunan suku bunga pada hari Minggu, melanjutkan kritik terbarunya terhadap sikap kebijakan bank sentral tersebut.

ANZ menyatakan bahwa kepemilikan ETF emas dan posisi spekulatif telah pulih dalam beberapa bulan terakhir, sementara permintaan institusional yang kuat di Tiongkok serta meningkatnya partisipasi investor di India turut menopang pasar.

Tags: harga emas turun
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

FTSE 100 Mencapai Level Terendah Sejak Juni

08/10/2026
Asia Market

Sentimen Konsumen Indonesia Melandai pada Bulan September

08/10/2026
Asia Market

Saham di Tiongkok Mencapai Level Terendah dalam 9 Minggu

08/10/2026
Currency

Rupiah Bertahan di Kisaran Rp17.900 di Tengah Kekuatan Dolar

08/10/2026
Currency

Dolar Australia Bertahan di Dekat Level Terendah dalam Beberapa Pekan

08/10/2026
Related Market News
Commodities

Harga Emas Tertekan di Dekat Level Terendah dalam

by admin_mab 08/10/2026

Harga emas diperdagangkan di kisaran $4.100 per ons pada hari Kamis, bertahan di dekat level terendahnya sejak awal Agustus, seiring

Commodities

Harga Emas Turun ke Level Terendah dalam 7

by admin_mab 28/09/2026

Harga emas turun ke kisaran $4.200 per ons pada hari Senin, mencapai level terendah dalam tujuh pekan, karena macetnya negosiasi

komoditi emas
Commodities

Harga Emas Turun ke Level Terendah dalam 3

by admin_mab 02/09/2026

Harga emas kembali turun pada hari Rabu, mencapai level terendah dalam lebih dari tiga minggu seiring meningkatnya ketegangan antara AS

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.