Harga Minyak di Atas $100 Menandakan Tekanan Pasokan
Harga minyak mentah Brent di atas $100 per barel menandakan tekanan pasokan, tulis Priyanka Sachdeva dari Phillip Nova dalam sebuah catatan. Latar belakang geopolitik masih jauh dari stabil dan menimbulkan “premi perang” yang terus-menerus, karena arus melalui Selat Hormuz tetap terbatas, kata analis tersebut. Kurangnya kemajuan dalam pembicaraan AS-Iran telah memperkuat kekhawatiran bahwa gangguan pasokan di Timur Tengah mungkin berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan, kata Sachdeva. “Kegagalan kemajuan diplomatik telah membuat pasar terpaku pada berita utama geopolitik daripada fundamental penawaran-permintaan tradisional,” tambah Sachdeva. Risiko penurunan proyeksi pertumbuhan global dapat meningkat jika harga minyak terus naik menuju $110-$120 per barel, terutama untuk ekonomi Asia yang bergantung pada impor minyak, tulis Sachdeva.