Harga Minyak Kemungkinan Akan Menghadapi Perlawanan Setelah Reli Kuat
Harga minyak kemungkinan akan menghadapi perlawanan setelah reli yang kuat, ujar analis Phillip Nova, Priyanka Sachdeva, dalam sebuah catatan riset. Harga minyak telah naik hampir 4% sepanjang pekan ini, tetapi aksi ambil untung terlihat pada hari Kamis, catat analis tersebut. Irak yang kembali memasok Kurdi menambah tekanan bearish, dan aksi investor yang terburu-buru untuk mengambil untung tampaknya beralasan, tambah analis tersebut. “Pasar juga berhati-hati karena kenaikan baru-baru ini lebih didorong oleh sentimen,” tambah analis tersebut. Minyak mentah WTI berjangka untuk bulan depan turun 0,3% menjadi $64,70/bbl; minyak mentah Brent berjangka untuk bulan depan turun 0,4% menjadi $69,05/bbl.