Harga Minyak Kemungkinan Akan Tetap Volatil dalam Jangka Pendek
Harga minyak kemungkinan akan tetap volatil dalam jangka pendek, kata Priyanka Sachdeva dari Phillip Nova dalam sebuah catatan. “Ancaman penutupan di sekitar Selat Hormuz saja telah menunjukkan betapa rapuhnya rantai pasokan global,” katanya. Investor harus memantau dengan cermat hasil negosiasi gencatan senjata, aktivitas pengiriman dan data pergerakan kapal tanker melalui selat, dan indikator makroekonomi seperti angka inflasi, katanya. Kontrak berjangka minyak mentah WTI bulan depan turun 1,1% menjadi $88,59 per barel; kontrak berjangka minyak mentah Brent bulan depan turun 0,6% menjadi $94,92 per barel.