Harga Minyak Mereda Setelah Laporan Proposal Iran
Harga minyak mentah WTI turun kembali ke arah $95 per barel pada hari Senin setelah mencapai level tertinggi $96,7 di awal sesi, menyusul laporan bahwa Iran telah mengajukan proposal baru kepada AS yang bertujuan untuk membuka kembali Selat Hormuz dan meredakan konflik.
Proposal tersebut, yang dilaporkan disampaikan melalui mediator Pakistan, menyerukan perpanjangan gencatan senjata untuk memungkinkan negosiasi menuju pengakhiran permusuhan secara permanen, sambil menunda pembicaraan nuklir hingga blokade AS terhadap selat tersebut dicabut.
Sebelumnya di sesi tersebut, harga minyak melonjak setelah Presiden AS Donald Trump menginstruksikan para negosiator untuk menangguhkan diskusi, sementara Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kembali bahwa Teheran tidak akan terlibat dalam “negosiasi yang dipaksakan di bawah ancaman atau blokade.” Konflik Iran kini telah memasuki minggu kesembilan, memicu apa yang digambarkan IEA sebagai guncangan pasokan energi terbesar yang pernah tercatat, sekaligus memperkuat tekanan inflasi dan membebani prospek pertumbuhan global.