Harga Minyak Naik di Tengah Gangguan di Timur Tengah yang Berlanjut
Harga minyak mentah WTI naik di atas $96 per barel dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Senin, karena Selat Hormuz tetap tertutup di tengah kebuntuan negosiasi perdamaian AS-Iran.
Presiden AS Donald Trump menginstruksikan para negosiator untuk menangguhkan diskusi, sementara Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kembali bahwa Teheran tidak akan terlibat dalam “negosiasi yang dipaksakan di bawah ancaman atau blokade.” Konflik Iran kini telah memasuki minggu kesembilan, memicu apa yang digambarkan IEA sebagai guncangan pasokan energi terbesar yang pernah tercatat, sekaligus meningkatkan tekanan inflasi dan membebani prospek pertumbuhan global.
Sementara itu, laporan menunjukkan bahwa Iran telah mengajukan proposal baru kepada AS yang bertujuan untuk membuka kembali Selat Hormuz dan meredakan ketegangan.
Proposal tersebut, yang dilaporkan disampaikan melalui mediator Pakistan, menyerukan perpanjangan gencatan senjata untuk memungkinkan kemajuan menuju penyelesaian yang langgeng, sambil menunda pembicaraan nuklir hingga blokade AS terhadap selat tersebut dicabut.