Harga Minyak Tetap Menguat Akibat Kebuntuan AS-Iran
Harga minyak mentah WTI tetap di atas $92 per barel pada hari Selasa setelah melonjak lebih dari 5% di awal bulan, karena perundingan perdamaian yang sedang berlangsung antara AS dan Iran menunjukkan sedikit kemajuan, membuat pasar tetap waspada terhadap gangguan pasokan.
Pada hari Senin, media Iran melaporkan bahwa Teheran telah menangguhkan komunikasi dengan Washington sebagai tanggapan atas serangan Israel di Lebanon.
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa Iran dan sekutu regionalnya sedang mempertimbangkan penutupan penuh Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb, jalur alternatif utama untuk pengiriman minyak global.
Sementara itu, Presiden Donald Trump mengatakan negosiasi tetap berlangsung dan mencatat bahwa nota kesepahaman dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dapat dicapai dalam minggu depan.
Secara terpisah, otoritas Lebanon menyerukan agar seluruh wilayah Lebanon dicakup dalam setiap perpanjangan perjanjian gencatan senjata antara Hizbullah dan Tel Aviv.