Harga Minyak Tetap Turun Akibat Kekhawatiran Kelebihan Pasokan
Harga minyak mentah diperdagangkan mendekati $68 per barel pada hari Senin, berada di level terendah sejak akhir Februari karena pulihnya aliran energi melalui Selat Hormuz dan ekspektasi peningkatan produksi OPEC+ memicu kekhawatiran akan potensi kelebihan pasokan.
Anggota OPEC+ menyetujui peningkatan kuota produksi kolektif yang moderat untuk bulan depan, dengan tujuh negara yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia setuju untuk meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari.
Keputusan tersebut mencerminkan kepercayaan kelompok tersebut dalam meningkatkan produksi karena kondisi di seluruh Timur Tengah terus stabil.
Produsen utama Teluk Persia juga telah meningkatkan pasokan, dengan ekspor Arab Saudi meningkat mendekati level sebelum perang, sementara UEA, yang meninggalkan OPEC selama konflik, juga telah memulihkan pengiriman.
Sementara itu, lalu lintas kapal tanker minyak dan gas melalui Selat Hormuz menunjukkan tanda-tanda normalisasi pada hari Minggu, sehari setelah beberapa kapal melakukan putar balik dan pengalihan rute yang tidak dapat dijelaskan di sepanjang jalur energi penting tersebut.