Harga Minyak Turun Setelah AS Menyelesaikan Serangan Terhadap Iran
Harga minyak mentah turun mendekati $91 per barel pada hari Kamis, mengurangi kenaikan dari awal sesi setelah militer AS mengumumkan telah menyelesaikan serangan terbarunya terhadap Iran, meningkatkan harapan bahwa negosiasi perdamaian dapat dilanjutkan.
AS sebelumnya melancarkan serangan baru terhadap Iran setelah Presiden Donald Trump menuduh Teheran menunda pembicaraan mengenai perjanjian perdamaian sementara.
Iran juga dilaporkan merespons dengan menargetkan kapal-kapal AS di Selat Hormuz dengan serangan rudal dan drone.
Eskalasi terbaru ini memperkuat pandangan bahwa gencatan senjata April telah secara efektif gagal, meskipun kampanye pengeboman skala besar yang terlihat di awal konflik belum dilanjutkan.
Penutupan hampir total Selat Hormuz terus memperketat pasokan energi global, meskipun ada tanda-tanda bahwa volume minyak yang terbatas masih mengalir keluar dari Teluk Persia.
Sementara itu, data EIA menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun sebesar 7,2 juta barel minggu lalu, memperpanjang penurunan mereka hingga minggu ketujuh berturut-turut.