Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 IHSG Dibayangi Wall Street Usai Tesla Ambruk 14 Persen, Minyak Tembus US Dolar 100
US Market

IHSG Dibayangi Wall Street Usai Tesla Ambruk 14 Persen, Minyak Tembus US Dolar 100

by admin_mab 24/07/2026 0 Comment

Dua raksasa “Magnificent Seven” sekaligus babak belur dalam semalam. Saham Tesla ambrol 14% dan Alphabet ikut rontok 7% di bursa Wall Street, memicu koreksi tajam yang menyeret Nasdaq 100 turun 2,15% ke 25.137,69, S&P 500 melorot 1,21% ke 7.408,30, dan Dow Jones tergelincir 0,97% ke 51.711,65 — hari terburuk Wall Street dalam sebulan terakhir. Pemicunya datang dari dua arah sekaligus: laporan keuangan yang mengecewakan pasar dan harga minyak mentah yang untuk pertama kalinya tahun ini menembus level psikologis US$100 per barel akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

IHSG Sudah Duluan “Deg-degan” Kemarin

Bursa Jakarta sebenarnya sudah memberi bocoran soal sentimen global yang memanas ini sehari sebelumnya. Kamis (23/7/2026), IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.454,30 di sesi pagi berkat lonjakan saham properti dan energi, tapi tekanan jual yang deras di sektor keuangan menjelang penutupan membuat seluruh penguatan itu terkikis habis. Indeks akhirnya ditutup melemah 19,17 poin atau 0,30% ke 6.315,31, dengan Bumi Resources Tbk (JK:BUMI) tetap jadi bintang naik 8,93% ke Rp183, sementara Akr Corporindo Tbk (JK:AKRA) longsor 5,05% ke Rp1.410 dan Bank Central Asia Tbk (JK:BBCA) turun 3,46% ke Rp6.275.

Koreksi tersebut terjadi hanya beberapa jam sebelum Wall Street mencatatkan hari terburuknya dalam sebulan terakhir pada perdagangan Kamis waktu Amerika Serikat.

Alphabet dan Tesla Jadi Korban “Capex Fever”

Alphabet Inc Class A (NASDAQ:GOOGL) sebenarnya membukukan kinerja kuartalan yang solid, dengan pendapatan cloud melonjak 82%. Namun perusahaan induk Google itu juga menaikkan proyeksi belanja modal (capex) tahun ini menjadi US$195-205 miliar, melambung dari perkiraan sebelumnya US$180-190 miliar. Saham Alphabet longsor merespons kenaikan proyeksi belanja tersebut, meski laporan labanya sendiri di atas ekspektasi pasar.

Dua raksasa “Magnificent Seven” sekaligus babak belur dalam semalam. Saham Tesla ambrol 14% dan Alphabet ikut rontok 7% di bursa Wall Street, memicu koreksi tajam yang menyeret Nasdaq 100 turun 2,15% ke 25.137,69, S&P 500 melorot 1,21% ke 7.408,30, dan Dow Jones tergelincir 0,97% ke 51.711,65 — hari terburuk Wall Street dalam sebulan terakhir. Pemicunya datang dari dua arah sekaligus: laporan keuangan yang mengecewakan pasar dan harga minyak mentah yang untuk pertama kalinya tahun ini menembus level psikologis US$100 per barel akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

IHSG Sudah Duluan “Deg-degan” Kemarin

Bursa Jakarta sebenarnya sudah memberi bocoran soal sentimen global yang memanas ini sehari sebelumnya. Kamis (23/7/2026), IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.454,30 di sesi pagi berkat lonjakan saham properti dan energi, tapi tekanan jual yang deras di sektor keuangan menjelang penutupan membuat seluruh penguatan itu terkikis habis. Indeks akhirnya ditutup melemah 19,17 poin atau 0,30% ke 6.315,31, dengan Bumi Resources Tbk (JK:BUMI) tetap jadi bintang naik 8,93% ke Rp183, sementara Akr Corporindo Tbk (JK:AKRA) longsor 5,05% ke Rp1.410 dan Bank Central Asia Tbk (JK:BBCA) turun 3,46% ke Rp6.275.

Koreksi tersebut terjadi hanya beberapa jam sebelum Wall Street mencatatkan hari terburuknya dalam sebulan terakhir pada perdagangan Kamis waktu Amerika Serikat.

Alphabet dan Tesla Jadi Korban “Capex Fever”

Alphabet Inc Class A (NASDAQ:GOOGL) sebenarnya membukukan kinerja kuartalan yang solid, dengan pendapatan cloud melonjak 82%. Namun perusahaan induk Google itu juga menaikkan proyeksi belanja modal (capex) tahun ini menjadi US$195-205 miliar, melambung dari perkiraan sebelumnya US$180-190 miliar. Saham Alphabet longsor merespons kenaikan proyeksi belanja tersebut, meski laporan labanya sendiri di atas ekspektasi pasar.

Tags: IHSG wall street
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

FTSE 100 Mencapai Level Terendah Sejak Juni

08/10/2026
Asia Market

Sentimen Konsumen Indonesia Melandai pada Bulan September

08/10/2026
Asia Market

Saham di Tiongkok Mencapai Level Terendah dalam 9 Minggu

08/10/2026
Currency

Rupiah Bertahan di Kisaran Rp17.900 di Tengah Kekuatan Dolar

08/10/2026
Currency

Dolar Australia Bertahan di Dekat Level Terendah dalam Beberapa Pekan

08/10/2026
Related Market News
wall street
US Market

Indeks Wall Street Ditutup Menguat Lebih dari 1

by admin_mab 04/09/2026

Wall Street berakhir dengan kenaikan signifikan pada hari Kamis, saat investor kembali masuk ke pasar saham setelah beberapa sesi perdagangan

US Market

Kontrak Berjangka Wall Street Stabil Setelah Kenaikan yang

by admin_mab 28/08/2026

Kontrak berjangka saham AS tidak banyak berubah pada Kamis malam setelah Wall Street menguat berkat laporan laba fantastis Nvidia, sementara

Wall Street
US Market

Wall Street Mencatat Sesi yang Cenderung Datar di

by admin_mab 27/08/2026

Saham-saham AS pada hari Rabu ditutup datar hingga sedikit lebih rendah di tengah pergerakan pasar yang terbatas, setelah data utama

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.