Indeks Dolar Sedikit Melemah karena Para Pedagang Fokus Pada Sinyal Pasar Tenaga Kerja AS
Dolar AS diperdagangkan sedikit lebih rendah selama sesi Eropa pada hari Selasa karena investor menunggu rilis data Survei Lowongan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja Amerika Serikat untuk bulan April, yang dijadwalkan akan diterbitkan pada pukul 14:00 GMT.
Pada saat penulisan, Indeks Dolar AS, yang mengukur nilai Dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi sekitar 99,07.
Pasar menantikan data pasar tenaga kerja terbaru
Para pelaku pasar memantau dengan cermat laporan Lowongan Kerja JOLTS April untuk mendapatkan wawasan tambahan tentang kondisi pasar tenaga kerja di Amerika Serikat.
Para ekonom memperkirakan pemberi kerja telah mengumumkan 6,82 juta lowongan kerja selama bulan tersebut, sedikit di bawah 6,866 juta lowongan yang dilaporkan pada bulan Maret.
Meskipun akan segera dirilis, data tersebut diperkirakan tidak akan secara signifikan mengubah ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve kecuali angka-angka tersebut menyimpang secara substansial dari perkiraan.
Data Nonfarm Payrolls Dipandang Sebagai Peristiwa Kunci
Meskipun perhatian saat ini tertuju pada laporan JOLTS, investor sebagian besar fokus pada data Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk bulan Mei, yang akan dirilis pada hari Jumat.
Laporan ketenagakerjaan ini diharapkan menjadi katalis terpenting minggu ini untuk Dolar AS dan dapat memberikan wawasan yang lebih luas tentang kesehatan pasar tenaga kerja dan potensi arah kebijakan moneter.
Dengan Federal Reserve yang terus menilai inflasi dan aktivitas ekonomi, para pedagang diperkirakan akan tetap berhati-hati menjelang rilis data penggajian.
Kekhawatiran Geopolitik Menambah Ketidakpastian Pasar
Di bidang geopolitik, muncul kekhawatiran mengenai masa depan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.
Menurut kantor berita Tasnim Iran, anggota tim negosiasi Teheran telah menghentikan pertukaran pesan dengan Amerika Serikat melalui mediator.
Langkah yang dilaporkan tersebut digambarkan sebagai protes terhadap serangan terhadap Lebanon.
Jeda dalam komunikasi telah menimbulkan kekhawatiran tentang prospek penyelesaian perjanjian perdamaian dalam waktu dekat, menambah unsur ketidakpastian lain bagi pasar keuangan.
Indeks Dolar bertahan di atas level support teknis utama
Dari perspektif teknis, Indeks Dolar tetap sedikit lebih lemah tetapi terus bertahan di atas level support penting.
Prospek jangka pendek dipandang sedikit bullish karena indeks diperdagangkan di atas Exponential Moving Average (EMA) 20 hari, yang saat ini berada di 98,94.
Kemampuan untuk tetap berada di atas level ini menunjukkan permintaan yang mendasari setelah pemulihan baru-baru ini dari level di bawah 99.
Indeks telah bergerak dalam kisaran yang relatif sempit antara 98,75 dan 99,45 selama lebih dari dua minggu, menunjukkan periode konsolidasi.
Indikator momentum juga menunjukkan pasar yang seimbang.
Relative Strength Index (RSI) berada di 52,94, sedikit di atas angka netral 50, menunjukkan momentum positif tanpa memasuki wilayah overbought.
Di sisi bawah, support terdekat terlihat pada EMA 20 hari di dekat 98,94.
Penembusan di bawah level ini dapat membuat indeks rentan terhadap penurunan lebih lanjut menuju 98,50.
Di sisi atas, level resistance kunci berikutnya adalah level tertinggi 28 Mei di 99,54.
Pergerakan di atas ambang batas tersebut dapat membuka peluang untuk kenaikan menuju level 100,00 yang signifikan secara psikologis.