Indeks Nikkei turun 2% karena investor menilai dampak konflik Timur Tengah
Indeks saham Nikkei Jepang turun karena investor menilai dampak konflik militer di Timur Tengah, yang menyebabkan harga minyak melonjak, berpotensi memengaruhi perekonomian negara.
Indeks Nikkei NI225 turun 1,9% menjadi 57.702 pada pukul 00.13 GMT, sementara indeks Topix TOPIX yang lebih luas turun 2,1% menjadi 3.854,52.
Saham-saham unggulan di sektor chip menyeret indeks turun, dengan Advantest 6857 dan Tokyo Electron 8035 masing-masing turun 2%.
Konflik di Timur Tengah meningkat seiring berlanjutnya aksi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, dengan Iran membalas dengan serangan rudal di seluruh wilayah, meningkatkan kekhawatiran akan ketidakstabilan regional yang lebih luas.
Saham-saham sektor energi naik, dengan indeks perusahaan eksplorasi energi (.IMING.T) melonjak 9%, sementara Inpex 1605 melesat 7% dan menjadi indeks dengan kenaikan persentase tertinggi di Nikkei.