JP Morgan Menghentikan Layanan Perbankan Bagi Polymarket karena Kekhawatiran Regulasi – FT
JP Morgan telah mengakhiri hubungan perbankannya dengan Polymarket pada akhir tahun 2025 akibat kekhawatiran terkait regulasi, demikian dilaporkan Financial Times pada hari Jumat.
JPM telah memberi tahu Polymarket pada bulan Oktober bahwa perusahaan tersebut perlu mencari bank baru, lapor FT dengan mengutip sumber-sumber yang mengetahui masalah ini. Platform pasar prediksi tersebut kini bekerja sama dengan penyedia layanan keuangan baru yang identitasnya belum diketahui secara pasti.
Langkah JPM ini diambil setelah Polymarket dilarang melayani pelanggan di Amerika Serikat menyusul tindakan penegakan hukum pada tahun 2022 oleh Commodity Futures Trading Commission (CFTC) karena mengoperasikan platform perdagangan derivatif yang tidak terdaftar.
Namun, perusahaan tersebut pada akhirnya diizinkan untuk kembali beroperasi di pasar AS di bawah kepemimpinan CFTC pada masa pemerintahan Trump.
JPM masih memiliki sejumlah keterkaitan dengan Polymarket; bank tersebut sempat mengundang CEO Shayne Coplan untuk berbicara dalam sebuah konferensi pada bulan Februari. Bank itu juga berminat untuk berperan sebagai penjamin emisi (underwriter) jika Polymarket berencana melakukan penawaran umum, menurut laporan FT.
Polymarket tidak segera menanggapi permintaan komentar yang dikirimkan melalui surel.