Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Kontrak Berjangka Bursa AS Turun Akibat Seruan Perlambatan Pengembangan AI dan Eskalasi di Timur Tengah
US Market

Kontrak Berjangka Bursa AS Turun Akibat Seruan Perlambatan Pengembangan AI dan Eskalasi di Timur Tengah

by admin_mab 14/09/2026 0 Comment

Kontrak berjangka indeks saham AS turun tajam pada Minggu malam, dengan sektor teknologi tertekan di tengah meningkatnya seruan untuk memperlambat laju pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Pasar juga diliputi kekhawatiran akibat lonjakan harga minyak di tengah memburuknya ketegangan di Timur Tengah, terutama setelah serangan oleh kelompok Houthi Yaman mengganggu jalur pelayaran utama lainnya di kawasan tersebut.

Kontrak berjangka S&P 500 turun 0,55% menjadi 7.685,75 poin pada pukul 19.06 ET (23.06 GMT). Kontrak berjangka Nasdaq 100 turun 1,2% menjadi 29.321,0 poin, sementara kontrak berjangka Dow Jones turun 0,28% menjadi 52.856,0 poin.

Penurunan kontrak berjangka ini terjadi setelah sesi perdagangan hari Jumat yang positif di Wall Street, di mana pasar sempat menyambut baik penurunan harga minyak—yang mengalami aksi ambil untung setelah kenaikan tajam pekan lalu. Namun, harga minyak kembali melonjak mendekati level tertinggi baru-baru ini pada Minggu malam.

Fokus minggu ini tertuju sepenuhnya pada pertemuan Federal Reserve, di mana semakin banyak pihak meyakini bank sentral akan menaikkan suku bunga setidaknya sebesar 25 basis poin. Kekhawatiran akan kenaikan suku bunga juga menjadi beban utama bagi Wall Street, terutama setelah data inflasi produsen dan konsumen yang cukup tinggi dirilis pekan lalu.

Altman dan Musk bergabung dalam seruan untuk memperlambat laju pengembangan AI

Sektor teknologi diperkirakan akan mencatat kinerja terburuk pada hari Senin setelah tokoh-tokoh utama industri AI—terutama CEO OpenAI Sam Altman dan pimpinan Tesla Elon Musk—menyatakan dukungan terhadap seruan untuk memperlambat laju pengembangan teknologi tersebut.

Keduanya mendukung seruan CEO Anthropic, Dario Amodei, untuk langkah tersebut, setelah Amodei mengusulkan rencana menyeluruh guna menetapkan lebih banyak praktik keselamatan dalam pengembangan AI.

Secara terpisah, CEO agregator AI Hugging Face, Clement Delangue, dan pimpinan Google DeepMind, Demis Hassabis, juga mendukung rencana Amodei.

Seruan Amodei muncul menyusul beberapa insiden peretasan besar yang diduga dilakukan oleh agen AI.

Namun, perlambatan apa pun dalam pengembangan AI menjadi pertanda buruk bagi pasar saham, mengingat kenaikan valuasi bernilai triliunan dolar yang didorong oleh AI selama empat tahun terakhir. Sejumlah raksasa Wall Street—khususnya perusahaan pembuat cip dan pengembang pusat data—memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap kecerdasan buatan (AI).
Eskalasi di Timur Tengah dongkrak harga minyak dan buat Wall Street waswas

Harga minyak melonjak tajam pada Minggu malam atau Senin dini hari setelah kelompok Houthi di Yaman yang berafiliasi dengan Iran menyerang lebih banyak target di Arab Saudi selama akhir pekan.

Kelompok tersebut juga berhasil menguasai posisi strategis di sepanjang Selat Bab el-Mandeb—sebuah perkembangan yang mengisyaratkan kembali terjadinya gangguan pelayaran di Laut Merah.

Tindakan Houthi ini berpotensi memangkas tambahan 4%-5% pasokan minyak global, mengingat Bab el-Mandeb juga merupakan jalur pasokan alternatif selain Selat Hormuz.

Selat Hormuz sendiri masih tertutup akibat berlanjutnya aksi militer antara AS dan Iran selama akhir pekan. Secara terpisah, Oman menyatakan bahwa pertemuan antara Iran dan negara-negara Teluk untuk membahas pembukaan kembali Selat Hormuz telah ditunda tanpa batas waktu, setelah sebelumnya dijadwalkan pada hari Senin.

Harga minyak melesat naik setelah mencatatkan kenaikan signifikan pekan lalu, sehingga membuat pasar tetap waswas terhadap inflasi yang dipicu oleh harga energi serta dampaknya terhadap suku bunga.

Tags: kontrak berjangka as turun
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

FTSE 100 Mencapai Level Terendah Sejak Juni

08/10/2026
Asia Market

Sentimen Konsumen Indonesia Melandai pada Bulan September

08/10/2026
Asia Market

Saham di Tiongkok Mencapai Level Terendah dalam 9 Minggu

08/10/2026
Currency

Rupiah Bertahan di Kisaran Rp17.900 di Tengah Kekuatan Dolar

08/10/2026
Currency

Dolar Australia Bertahan di Dekat Level Terendah dalam Beberapa Pekan

08/10/2026
Related Market News
US Market

Kontrak Berjangka Saham AS Turun di Awal Pekan

by admin_mab 28/09/2026

Kontrak berjangka saham AS melemah pada hari Senin seiring investor menantikan katalis baru untuk pekan ini sembari terus memantau perkembangan

US Market

Kontrak Berjangka Saham AS Turun di Tengah Serangan

by admin_mab 14/07/2026

Kontrak berjangka indeks saham AS turun pada Senin malam karena bentrokan antara Washington dan Teheran di Selat Hormuz terus berlanjut,

US Market

Kontrak Berjangka Saham AS Turun di Tengah Serangan

by admin_mab 13/07/2026

Kontrak berjangka indeks saham AS turun pada Minggu malam karena permusuhan yang kembali memanas di Timur Tengah menunjukkan sedikit tanda

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.