Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Kontrak Berjangka Wall Street Bergerak Variatif Setelah Data Tenaga Kerja Meningkatkan Peluang Kenaikan Suku Bunga Fed Pada September
US Market

Kontrak Berjangka Wall Street Bergerak Variatif Setelah Data Tenaga Kerja Meningkatkan Peluang Kenaikan Suku Bunga Fed Pada September

by admin_mab 07/09/2026 0 Comment

Kontrak berjangka saham AS bergerak variatif pada Minggu malam, di mana investor mempertimbangkan prospek kebijakan Federal Reserve yang lebih ketat menyusul laporan tenaga kerja bulan Agustus yang lebih kuat dari perkiraan, sementara aktivitas perdagangan diperkirakan tetap sepi menjelang libur Hari Buruh (Labor Day) pada hari Senin.

Kontrak berjangka S&P 500 diperdagangkan datar di level 7.720,0 poin, sementara kontrak berjangka Nasdaq 100 naik 0,1% menjadi 29.589,25 poin pada pukul 22.09 ET (02.09 GMT). Kontrak berjangka Dow Jones turun 0,3% ke level 53.292,0 poin.

Pergerakan ini terjadi setelah sesi perdagangan yang lemah pada hari Jumat, ketika investor meninjau kembali prospek suku bunga AS menyusul rilis data ketenagakerjaan tersebut.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada hari Jumat bahwa jumlah lapangan kerja non-pertanian (nonfarm payrolls) bertambah 162.000 pada bulan Agustus, hampir tiga kali lipat dari perkiraan ekonom yang memprediksi kenaikan sebesar 56.000.

Tingkat pengangguran tetap stabil di angka 4,1%, sementara tingkat partisipasi angkatan kerja naik menjadi 61,6%. Angka lapangan kerja untuk bulan Juni dan Juli juga direvisi naik dengan total gabungan sebesar 55.000.

Laporan tersebut memperkuat ekspektasi bahwa The Fed dapat menaikkan suku bunga pada pertemuan tanggal 15-16 September, sekaligus membalikkan sebagian ekspektasi pelonggaran kebijakan yang sebelumnya telah menopang pasar saham dalam beberapa minggu terakhir.

Menurut data CME FedWatch, kontrak berjangka suku bunga pada hari Minggu mengindikasikan peluang sekitar 60% untuk kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin, dibandingkan dengan sekitar 49% sebelum laporan tenaga kerja tersebut dirilis.

Indeks-indeks utama Wall Street turun pada hari Jumat. Dow Jones Industrial Average turun 0,5%, S&P 500 turun 0,4%, dan NASDAQ Composite turun 0,3%.

Saham sektor teknologi dan semikonduktor menunjukkan ketahanan yang relatif baik, sementara saham sektor barang konsumsi non-pokok (consumer discretionary) mencatatkan kinerja yang lebih lemah.

Investor kini akan beralih memantau data inflasi yang akan dirilis akhir minggu ini untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan The Fed. Laporan harga konsumen hari Jumat, bersama dengan indeks harga produsen, bisa menjadi faktor penentu karena para pejabat The Fed telah menegaskan bahwa inflasi tetap menjadi faktor kunci dalam keputusan suku bunga bulan September. Pasar ekuitas tunai AS akan tutup pada hari Senin untuk memperingati Hari Buruh, dan perdagangan normal akan kembali berlangsung pada hari Selasa. Sesi perdagangan yang lebih singkat akibat hari libur ini dapat membatasi likuiditas serta membuat pasar menjadi sangat sensitif terhadap pergerakan imbal hasil (yield) obligasi Treasury, harga minyak, dan ekspektasi mengenai kebijakan Federal Reserve.

Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

FTSE 100 Mencapai Level Terendah Sejak Juni

08/10/2026
Asia Market

Sentimen Konsumen Indonesia Melandai pada Bulan September

08/10/2026
Asia Market

Saham di Tiongkok Mencapai Level Terendah dalam 9 Minggu

08/10/2026
Currency

Rupiah Bertahan di Kisaran Rp17.900 di Tengah Kekuatan Dolar

08/10/2026
Currency

Dolar Australia Bertahan di Dekat Level Terendah dalam Beberapa Pekan

08/10/2026
Related Market News
Europe Market

FTSE 100 Mencapai Level Terendah Sejak Juni

by admin_mab 08/10/2026

Indeks FTSE 100 turun ke kisaran 10.400 poin pada hari Kamis—level terendah sejak 19 Juni—akibat sentimen pasar yang tertekan oleh

Asia Market

Sentimen Konsumen Indonesia Melandai pada Bulan September

by admin_mab 08/10/2026

Indeks keyakinan konsumen Indonesia turun menjadi 118,1 pada bulan September 2026 dari angka tertinggi dalam tiga bulan sebesar 118,5 pada

Laba Industri Tiongkok Melaju Di Oktober
Asia Market

Saham di Tiongkok Mencapai Level Terendah dalam 9

by admin_mab 08/10/2026

Indeks Shanghai turun ke level 3.806,00 poin, angka terendah sejak Agustus 2026. Selama empat minggu terakhir, Indeks Komposit Bursa Efek

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.