Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Kontrak Berjangka Wall Street Bervariasi karena Lonjakan Harga Minyak Menutupi Kekuatan Pendapatan Sektor Teknologi
US Market

Kontrak Berjangka Wall Street Bervariasi karena Lonjakan Harga Minyak Menutupi Kekuatan Pendapatan Sektor Teknologi

by admin_mab 30/04/2026 0 Comment

Kontrak berjangka indeks saham AS bervariasi pada hari Kamis, karena investor mempertimbangkan pendapatan sektor teknologi yang kuat di tengah kekhawatiran inflasi yang kembali muncul akibat harga minyak mencapai level tertinggi dalam lebih dari empat tahun.

Kontrak berjangka minyak mentah Brent naik 2,3% karena kekhawatiran akan gangguan berkepanjangan di pasar minyak, setelah laporan Axios mengatakan Presiden Donald Trump dijadwalkan menerima pengarahan dari pemimpin Komando Pusat AS tentang rencana baru untuk potensi aksi militer terhadap Iran.

Laporan tersebut melemahkan optimisme selama beberapa minggu bahwa upaya diplomatik untuk menyelesaikan perang AS-Iran akan tetap berjalan sesuai rencana meskipun ada kemunduran.

“Pasar minyak telah beralih dari optimisme berlebihan ke realitas gangguan pasokan. Kegagalan pembicaraan antara AS dan Iran… membuat pasar kehilangan harapan akan pemulihan cepat aliran minyak,” kata Warren Patterson, kepala strategi komoditas di ING Economics.

Pada pukul 05.07 ET, Dow E-minis turun 193 poin, atau 0,39%, S&P 500 E-minis tetap stabil dan Nasdaq 100 E-minis naik 49 poin, atau 0,18%.

Pendapatan perusahaan teknologi sebagian besar kuat, meskipun saham Meta Platforms META dan Microsoft MSFT masing-masing turun 8% dan 1,9% pada sesi pra-pasar sehari setelah mereka memaparkan rencana belanja modal mereka.

Induk perusahaan Google, Alphabet GOOG, naik 6,1% setelah kuartal yang mencetak rekor untuk unit cloud-nya, sementara Amazon AMZN bertambah 1,9% setelah melampaui ekspektasi penjualan cloud.

Investor menilai komentar dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada hari Rabu. Bank sentral memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah, tetapi tiga pejabat mengisyaratkan bahwa inflasi terlalu tinggi untuk mengindikasikan kecenderungan penurunan suku bunga.

Sentimen juga akan bergantung pada laporan PDB kuartal pertama yang akan datang dan data Pengeluaran Konsumsi Pribadi, yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Kamis.

Tags: kontrak berjangka wall street bervariasi
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
US Market

S&P 500 Ditutup Turun karena Saham Chip Kehilangan Sebagian Keuntungannya

08/05/2026
Currency

Kekhawatiran Intervensi Valuta Asing Terus Membatasi Kenaikan Dolar Terhadap Yen

08/05/2026
Europe Market

Pasar Tetap Stabil Saat Gencatan Senjata Diuji

08/05/2026
Commodities

Harga Minyak Naik Akibat Bentrokan di Teluk dan Saham Naik

08/05/2026
Currency

Dolar Menguat Setelah Konflik Baru AS-Iran

08/05/2026
Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.