Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Kontrak Berjangka Wall Street Merosot karena Kekhawatiran AI Membebani; Investor Menantikan Laporan Keuangan Fed dan Perusahaan Teknologi Raksasa
US Market

Kontrak Berjangka Wall Street Merosot karena Kekhawatiran AI Membebani; Investor Menantikan Laporan Keuangan Fed dan Perusahaan Teknologi Raksasa

by admin_mab 28/07/2026 0 Comment

Kontrak berjangka indeks saham AS turun pada Senin malam setelah penutupan Wall Street yang beragam di sesi reguler, karena investor bersiap menghadapi minggu penting laporan keuangan perusahaan teknologi raksasa untuk menilai ketahanan reli yang didorong oleh kecerdasan buatan.

Kontrak berjangka S&P 500 turun tipis 0,3% menjadi 7.428,25 poin, sementara kontrak berjangka Nasdaq 100 turun 0,7% menjadi 28.001,25 poin pada pukul 21:27 ET (01:27 GMT). Kontrak berjangka Dow Jones turun 0,2% menjadi 52.297,0 poin.

Pada sesi reguler, Dow Jones Industrial Average naik 0,5%, sementara S&P 500 sebagian besar tidak berubah.

Indeks NASDAQ Composite turun 0,2%, tertekan oleh aksi jual saham produsen chip setelah laporan tentang kemajuan pesat produsen chip memori Tiongkok, CXMT, meningkatkan kekhawatiran tentang persaingan di pasar semikonduktor AI.

Nvidia (NASDAQ:NVDA) turun sekitar 5%, membantu menurunkan Indeks Semikonduktor Philadelphia sebesar 2,2%.

Investor kini fokus pada hasil kuartalan dari Microsoft (NASDAQ:MSFT), Meta Platforms (NASDAQ:META), Apple (NASDAQ:AAPL), dan Amazon (NASDAQ:AMZN) akhir pekan ini, dengan laporan tersebut diharapkan memberikan wawasan baru tentang pengeluaran kecerdasan buatan dan apakah investasi besar dalam infrastruktur AI menghasilkan pertumbuhan pendapatan.

Hasil pekan lalu dari Tesla (NASDAQ:TSLA) dan Alphabet (NASDAQ:GOOGL) telah menimbulkan kekhawatiran setelah kedua perusahaan tersebut menyoroti pengeluaran terkait AI yang tinggi.

Federal Reserve juga memulai pertemuan kebijakan dua harinya pada hari Selasa, dengan keputusan suku bunga yang akan diumumkan pada hari Rabu.

Pasar akan mengamati dengan saksama komentar Ketua Kevin Warsh untuk mencari petunjuk tentang prospek kebijakan moneter setelah volatilitas harga energi baru-baru ini memperumit gambaran inflasi.

Harga minyak turun tajam pada hari Senin dan memperpanjang kerugian dalam perdagangan Asia pada hari Selasa, setelah AS dan Iran mempertahankan jeda permusuhan selama akhir pekan, meredakan kekhawatiran akan gangguan pasokan dan memberikan sedikit kelegaan terhadap ekspektasi inflasi.

Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa AS sedang mengadakan “pembicaraan yang baik” dengan Iran dan bahwa ada kemungkinan mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik selama berbulan-bulan, meskipun ia memperingatkan bahwa serangan militer AS akan dilanjutkan jika diplomasi gagal.

“Saya pikir ada kemungkinan besar sesuatu dapat terjadi, dan jika terjadi, bagus, jika tidak, kita kembali melakukan apa yang kita lakukan dua hari yang lalu,” kata Trump.

Di antara saham-saham individual, fokus akan tertuju pada Johnson & Johnson (NYSE:JNJ) karena mengumumkan usulan penyelesaian sebesar $5,5 miliar untuk menyelesaikan sebagian besar litigasi talc ovarium yang tersisa.

Sementara itu, Administrasi Penerbangan Federal AS mengusulkan inspeksi terhadap pemasangan kursi penumpang pada ratusan pesawat Boeing Co (NYSE:BA) 737 MAX setelah menemukan bahwa beberapa kursi dipasang secara tidak benar, yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

Tags: wall street merosot
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Currency

Dolar Melemah Setelah Data Inflasi AS yang Rendah Meredam Spekulasi

14/08/2026
Europe Market

Bursa Eropa Mencatat Penurunan Mingguan Pertama dalam Lima Minggu Akibat

14/08/2026
US Market

S&P Berakhir di Rekor Tertinggi Seiring Meredanya Ekspektasi Kenaikan Suku

14/08/2026
US Market

JP Morgan Menghentikan Layanan Perbankan Bagi Polymarket karena Kekhawatiran Regulasi

14/08/2026
Commodities

Harga Emas Turun di Bawah $4.400 Akibat Arah Kebijakan The

14/08/2026
Related Market News
US Market

Kontrak Berjangka Wall Street Merosot karena Perang Iran

by admin_mab 09/03/2026

Kontrak berjangka indeks saham AS anjlok lebih dari 1% pada hari Senin, sementara harga minyak melonjak, memperburuk kekhawatiran inflasi karena

wall street market
US Market

Wall Street Merosot ke Level Terendah dalam Satu

by admin_mab 31/12/2024

Indeks saham utama Wall Street mencapai titik terendah dalam lebih dari seminggu pada hari Senin, karena volume perdagangan yang tipis

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.