Kontrak Berjangka Wall Street Stabil Setelah Kenaikan yang Dipimpin Nvidia; Pidato Warsh di Jackson Hole Dinanti
Kontrak berjangka saham AS tidak banyak berubah pada Kamis malam setelah Wall Street menguat berkat laporan laba fantastis Nvidia, sementara investor mengalihkan perhatian ke pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh yang sangat dinanti di simposium Jackson Hole pada hari Jumat.
Kontrak berjangka S&P 500 turun tipis 0,1% ke level 7.734,75 poin, sementara kontrak berjangka Nasdaq 100 turun 0,2% ke level 29.644,75 poin pada pukul 20.47 ET (00.47 GMT). Kontrak berjangka Dow Jones diperdagangkan relatif stabil di angka 53.625,0 poin.
Saham Nvidia melonjak 8,7% dalam sesi perdagangan hari Kamis setelah produsen cip tersebut memberikan proyeksi pendapatan yang optimistis, yang turut mendorong reli sektor teknologi secara luas dan meredakan kekhawatiran mengenai apakah belanja untuk kecerdasan buatan (AI) mulai melambat.
Indeks S&P 500 naik 0,7%, NASDAQ Composite melonjak 1,6%, dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,2%.
Kenaikan tersebut terkonsentrasi pada saham-saham teknologi dan yang terkait dengan AI, di mana Salesforce dan CrowdStrike juga mencatatkan penguatan signifikan.
Proyeksi Nvidia mengenai pertumbuhan pendapatan yang pesat dan berkelanjutan memperkuat keyakinan investor terhadap permintaan infrastruktur AI serta membantu mendongkrak saham-saham semikonduktor.
Perhatian kini beralih kepada Warsh, yang dijadwalkan menyampaikan pidato utama pertamanya sebagai Ketua The Fed dalam simposium tahunan Kansas City Fed di Wyoming.
Investor menantikan petunjuk mengenai pendekatan bank sentral terhadap inflasi dan suku bunga, terutama setelah data terbaru menunjukkan tekanan harga yang masih terus berlanjut.
Pasar juga memantau ketat imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury); kekhawatiran seputar inflasi, pinjaman pemerintah, dan prospek kebijakan moneter menjaga imbal hasil obligasi tenor panjang tetap tinggi.
Awal pekan ini, pergerakan Wall Street sempat lesu setelah data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan memicu kembali kekhawatiran mengenai ruang gerak The Fed untuk melonggarkan kebijakan.
Harga minyak mentah juga naik pada hari Kamis di tengah ketegangan geopolitik. Presiden AS Donald Trump tidak berminat untuk kembali pada ketentuan nota kesepahaman yang dicapai dengan Iran pada bulan Juni, menurut laporan Wall Street Journal pada hari Kamis. Dalam perdagangan di luar jam bursa reguler, saham Gap (NYSE:GAP) melonjak lebih dari 13% setelah peritel pakaian tersebut melaporkan laba kuartal kedua yang disesuaikan melampaui ekspektasi. Perusahaan juga mengumumkan bahwa Michael Francis akan menjabat sebagai CEO untuk merek Old Navy.
Saham Marvell Technology (NASDAQ:MRVL) turun sekitar 7% meskipun perusahaan pembuat cip tersebut memiliki prospek kinerja yang kuat. Perkiraan margin kotor non-GAAP perusahaan yang berada di bawah estimasi konsensus turut membebani pergerakan sahamnya.