Nilai Poundsterling Melemah Akibat Prospek Pemangkasan Suku Bunga Inggris dan Kebijakan Fiskal yang Lebih Ketat
Nilai pound sterling melemah ke level terendah dalam tiga bulan terhadap euro akibat risiko pemangkasan suku bunga Bank of England yang lebih agresif dan kebijakan fiskal Inggris yang lebih ketat. Data ekonomi Inggris yang lemah baru-baru ini telah meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut tahun ini, ungkap analis City Index, Fawad Razaqzada, dalam sebuah catatan.
Gubernur Bank of England, Andrew Bailey, mengatakan kepada The Times bahwa pemangkasan yang lebih besar mungkin terjadi jika pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda perlambatan.
Sementara itu, aturan fiskal yang diberlakukan sendiri oleh pemerintah Inggris dapat menyebabkan kenaikan pajak untuk memperkuat keuangan publik. Euro menguat ke level tertinggi 0,8696 pound, menurut data LSEG. Terhadap dolar, pound sterling menguat 0,1% menjadi $1,3439, setelah mencapai level terendah tiga minggu di $1,3418 semalam.