Pasar Saham Eropa Menguat Berkat Optimisme Timur Tengah
Pasar saham utama Eropa kembali ditutup lebih tinggi pada hari Rabu, berkat meningkatnya optimisme tentang potensi kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.
Penurunan tajam harga minyak mentah dan meredanya kekhawatiran inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar juga meningkatkan sentimen pasar karena pasar dibuka lebih tinggi dan tetap berada di zona hijau sepanjang hari.
Kinerja awal yang kuat dari saham AS dan pendapatan perusahaan yang solid juga secara signifikan meningkatkan sentimen pasar.
Indeks DAX Jerman melonjak 516,99 poin atau 2,12 persen menjadi 24.918,69, sementara FTSE London naik 219,55 poin atau 2,15 persen menjadi 10.438,66, CAC 40 di Prancis naik 237,11 poin atau 2,94 persen menjadi 8.299,42 dan SMI di Swiss melonjak 231,09 poin atau 1,77 persen menjadi 13.283,26.
Di Jerman, saham MTU Aero Engines meroket 10,14 persen, sementara Airbus melonjak 6,04 persen, Volkswagen meningkat 4,39 persen, Deutsche Bank melonjak 3,87 persen, Vonovia menguat 3,05 persen, Heidelberg Materials naik 2,46 persen, Deutsche Telekom naik 1,76 persen, Deutsche Post membaik 1,21 persen, Deutsche Borse turun 2,02 persen dan BASF turun 1,74 persen.
Di London, Prudential melonjak 7,39 persen, sementara Anglo American meroket 7,38 persen, Antofagasta naik 7,22 persen, Rolls-Royce meningkat 6,42 persen, Diageo melonjak 6,34 persen, Barclays naik 5,51 persen, Lloyds Banking Group naik 4,81 persen, Unilever naik 2,39 persen, British American Tobacco naik 1,95 persen, British Petroleum anjlok 3,72 persen dan Shell merosot 3,05 persen.
Di Prancis, saham Safran melonjak 8,96 persen, sementara ArcelorMittal naik 8,03 persen, Societe Generale melesat 5,55 persen, BNP Paribas meningkat 5,22 persen, Credit Agricole naik 3,60 persen, Carrefour membaik 2,30 persen, Orange naik 1,14 persen, Sanofi naik 0,65 persen, dan Engie turun 0,58 persen.
Di Swiss, Compagnie Financiere Richemont melonjak 6,17 persen, sementara Swatch Group meroket 4,87 persen, Julius Bar Gruppe naik 3,38 persen, Swiss Re melonjak 2,93 persen, Adecco Group melesat 2,65 persen, Zurich Insurance naik 2,19 persen, Swiss Life meningkat 2,15 persen, UBS naik 2,00 persen, Novartis naik 1,85 persen, dan Nestle naik 1,34 persen.
Dalam berita ekonomi, sektor swasta zona Euro mengalami kontraksi untuk pertama kalinya dalam hampir satu setengah tahun karena perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah bertindak sebagai penghambat aktivitas jasa, hasil akhir survei manajer pembelian oleh S&P Global menunjukkan pada hari Rabu. Indeks output komposit turun menjadi 48,8 pada bulan April dari 50,7 pada bulan sebelumnya. Angka tersebut berada di atas perkiraan awal sebesar 48,6.
Harga produsen zona Euro meningkat pada bulan Maret karena rebound yang kuat dalam harga energi, kata Eurostat pada hari Rabu. Harga produsen tumbuh 3,4 persen secara bulanan, membalikkan penurunan 0,6 persen pada bulan sebelumnya. Tingkat tersebut melebihi ekspektasi ekonom sebesar 3,3 persen.
Harga konsumen Swedia menurun untuk pertama kalinya dalam enam tahun pada bulan April di tengah penurunan tajam biaya makanan, data awal dari Statistik Swedia menunjukkan pada hari Rabu. Indeks harga konsumen, atau CPI, turun 0,1 persen tahun-ke-tahun pada bulan April, membalikkan kenaikan 0,5 persen pada bulan Maret.
Produksi industri Prancis pulih dengan laju yang lebih kuat dari perkiraan pada bulan Maret, menurut data dari kantor statistik INSEE yang dirilis Rabu. Output industri tumbuh 1,0 persen secara bulanan pada bulan Maret, membalikkan penurunan 0,9 persen pada bulan Februari. Produksi diperkirakan akan tumbuh sebesar 0,5 persen.