Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Pasar Valuta Asing Asia Bervariasi, Dolar AS Melemah di Tengah Kehati-hatian Fed; Yen Menguat karena Risiko Intervensi
Asia Market

Pasar Valuta Asing Asia Bervariasi, Dolar AS Melemah di Tengah Kehati-hatian Fed; Yen Menguat karena Risiko Intervensi

by admin_mab 26/01/2026 0 Comment

Sebagian besar mata uang Asia naik pada hari Senin karena dolar AS memperpanjang pelemahan tajam menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve akhir pekan ini, sementara yen Jepang melonjak ke level tertinggi dua bulan karena spekulasi intervensi terkoordinasi oleh otoritas AS dan Jepang.

Indeks Dolar AS turun 0,5% ke level terendah sejak pertengahan September. Kontrak berjangka Indeks Dolar AS juga turun 0,5% pada pukul 06:47 GMT.

Yen menguat di tengah risiko intervensi AS-Jepang

Pasangan yen USD/JPY turun lebih dari 1% menjadi sekitar 154 yen pada perdagangan awal Asia, setelah anjlok 1,7% pada hari Jumat. Pergerakan tersebut membawa mata uang Jepang ke level terkuatnya sejak akhir November, memicu aksi beli kembali setelah berminggu-minggu posisi bearish yang kuat.

Fokus pasar tertuju pada risiko intervensi setelah pejabat AS dan Jepang mengisyaratkan komunikasi yang erat mengenai perkembangan nilai tukar.

Spekulasi tentang tindakan bersama meningkat setelah otoritas AS melakukan pengecekan dengan pelaku pasar, sebuah langkah yang sering diinterpretasikan sebagai pendahuluan untuk kemungkinan intervensi, sementara pejabat Jepang mengulangi peringatan terhadap pergerakan mata uang yang berlebihan.

Reli yen menandai pembalikan tajam dari pelemahan baru-baru ini, yang telah meningkat setelah pemilihan Perdana Menteri Sanae Takaichi.

Ekspektasi pengeluaran fiskal yang agresif dan kebijakan moneter akomodatif yang berkelanjutan di bawah pemerintahannya telah menekan mata uang tersebut, mendorongnya ke level terendah lebih dari 18 bulan pada awal Januari.

Di tempat lain, pasangan won Korea Selatan USD/KRW turun 0,4%, sementara pasangan yuan Tiongkok USD/CNY turun tipis 0,1%.

Dolar Singapura USD/SGD turun 0,3%, memperpanjang kerugian tajam hingga mencapai level terendah sejak September 2014.

Rupee India USD/INR turun tipis 0,2%, tetapi tetap berada di dekat rekor tertinggi 92 rupee yang dicapai pada sesi sebelumnya.

Pasangan mata uang dolar Australia AUD/USD menguat 0,3% pada hari Senin.

Dolar berada di bawah tekanan menjelang perkiraan jeda kebijakan Fed

Dolar tetap berada di bawah tekanan menjelang pertemuan dua hari Federal Reserve, yang berakhir pada hari Rabu.

Pasar secara luas memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, tetapi investor akan mencermati dengan saksama arahan Ketua Jerome Powell untuk petunjuk tentang waktu dan kecepatan potensi penurunan suku bunga di akhir tahun ini.

“Pandangan kami adalah bahwa Fed akan menurunkan suku bunga pada pertemuan FOMC Maret dan Juni, tetapi risiko yang jelas adalah hal itu mungkin akan tertunda selama tiga bulan,” kata analis ING dalam sebuah catatan.

Para pedagang juga mengamati pengumuman yang diharapkan dari Presiden AS Donald Trump tentang calonnya untuk ketua Federal Reserve berikutnya. Sinyal apa pun bahwa Gedung Putih dapat mendorong sikap kebijakan yang lebih lunak telah semakin menekan dolar.

Tags: Yen Menguat
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Asia Market

Gencatan Senjata di Timur Tengah Masih Rapuh

16/04/2026
US Market

Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS Sedikit Turun di Tengah Stabilnya

16/04/2026
Global News

Saham Naik ke Level Tertinggi Baru karena Para Pedagang Bertaruh

16/04/2026
Commodities

Harga Minyak Sedikit Berubah, Fokus pada Upaya Diplomatik AS-Iran

16/04/2026
Commodities

Harga Emas Naik karena Harapan Diplomasi AS-Iran

16/04/2026
Related Market News
Commodities

Harga Emas Melampaui 5000 Dolar, Yen Menguat karena

by admin_mab 26/01/2026

Harga emas melonjak melewati $5.000 per ons pada hari Senin, didorong oleh aliran dana ke aset aman di tengah pelemahan

Asia Market

Yen Menguat di Tengah Risiko Intervensi, Emas Melampaui

by admin_mab 26/01/2026

Emas melonjak melewati $5.000 per ons pada Senin pagi setelah pekan yang penuh gejolak di mana ketegangan atas Greenland dan

Asia Market

Yen Menguat di Tengah Risiko Intervensi, Emas Melampaui

by admin_mab 26/01/2026

Emas melonjak melewati $5.000 per ons pada Senin pagi setelah pekan yang penuh gejolak di mana ketegangan atas Greenland dan

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.