News / Read

Pasar mata uang Asia datar di tengah minimnya set data ekonomi

Blog Single

Pasar mata uang Asia datar di tengah minimnya set data ekonomi

Pasar mata uang Asia terpantau datar pada hari Kamis, dengan pasar yang menunggu data sektor tenaga kerja Non Farm Payroll (NFP) yang akan dirilis esok hari. Laporan ekonomi Fed dalam Beige Book menegaskan bahwa laju pemulihan ekonomi dalam beberapa pekan terakhir terus meningkat meski mengalami berbagai kendala diantaranya keterbatasan bahan baku yang mengakibatkan kenaikan sejumlah harga barang dan masih belum tersedianya tenaga kerja yang memadai.

Di lain tempat Poundsterling mengalami rebound terhadap Dolar dan Euro seiring dengan pencapaian rekor tanpa kasus kematian dari covid-19 selama 28 hari berturut-turut sejak Maret 2020 lalu seiring dengan laju program vaksinasi yang digalakkan pemerintah Inggris menjadi pertanda optimisme akan pemulihan ekonomi dapat berjalan lebih lancar. Meskipun ada kekhawatiran akan penundaan pembukaan lockdown secara total yang dijadwalkan pada 21 Juni mendatang karena adanya varian baru dari India yang masuk ke Inggris.

Perdana Menteri – Boris Johnson juga mewanti akan melakukan pembukaan pembatasan total secara berhati-hati dan penuh pertimbangan sambil menunggu hasil uji varian baru tersebut. Selain itu pasar masih berharap Bank Sentral Inggris akan menjadi bank sentral pertama anggota G10 yang akan merubah kebijakan moneternya. Selain data PMI di sektor jasa, GUbernu BOE – Andrew Bailey dijadwalkan akan memberikan pidato malam ini.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: