News / Read

Dolar AS diperdagangkan lebih kuat jelang hasil pengumuman FOMC

Blog Single

Dolar AS diperdagangkan lebih kuat jelang hasil pengumuman FOMC

Dolar AS diperdagangkan menguat pada pasar hari Rabu menjelang pengumuman hasil pertemuan moneter FOMC. Tidak diharapkan ada perubahan kebijakan moneter pada pertemuan minggu ini.

Ketua Fed – Jerome Powell  diperkirakan akan tetap menahan kebijakan untuk tidak menegaskan kapan tapering akan dilakukan maka hampir bisa dipastikan dolar akan mengalami koreksi turun terlebih setelah mengalami kenaikan selama beberapa hari terakhir. Namun jika Powell secara tegas menunjukkan waktu pelaksanaan tapering maka ada 2 peluang. Jika tapering akan dilakukan pada bulan November atau lebih cepat sesuai dengan harapan pasar maka dolar akan terus menguat sedangkan jika tapering dilakukan pada Desember maka dolar berpeluang mengalami koreksi. 

Sektor tenaga kerja menjadi penghalang utama dengan data Non-Farm Payroll awal bulan yang turun drastis dari 1053K menjadi hanya 235K. Data rata-rata mingguan klaim pengangguran relatif stabil meski menurun ke 336K dari periode sebelumnya  340K.

Indeks PMI di sektor manufaktur turun cukup banyak dari 52.9 menjadi hanya 49.0 sedangkan di sektor jasa juga menurun dari 53.8 menjadi 53.7. Sementara data inflasi baik CPI maupun PPI mulai mengalami penurunan, walaupun masih cukup jauh diatas target Fed. Dengan data-data ini dikhawatirkan Fed akan lebih cermat dalam memutuskan langkah moneter yang akan dibuat.

Di sisi lain, Sterling diperdagangkan datar berbanding Dolar AS. Pertemuan moneter MPC dari Bank Sentral Inggris minggu ini yang diperkirakan akan menghasilkan sentimen negative.

BOE sendiri pada pertemuan moneter besok tidak diharapkan akan melakukan perubahan langkah moneter, pasar berspekulasi bahwa BOE akan menaikkan suku bunga acuan diawal tahun 2022 mendatang dan menjadi bank sentral pertama yang melakukan kenaikan suku bunga acuan. Pada pertemuan esok hari pasar akan mencermati langkah untuk mengakhiri paket stimulusnya dan juga komentar dari pejabat BOE perihal peluang kenaikan suku bunga. 


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: