News / Read

Dolar menguat hari Kamis setelah rilis hasil pertemuan FOMC

Blog Single

Dolar menguat hari Kamis setelah rilis hasil pertemuan FOMC

Dolar AS memperpanjang rally kenaikannya pada hari Kamis, pasca rilis hasil pertemuan FOMC.

Hasil pertemuan minggu ini menunjukkan langkah tapering akan dilaksanakan segera oleh Fed dan juga peluang kenaikan suku bunga lebih cepat dari perkiraan. Tidak ada perubahan kebijakan moneter yang diambil dalam pertemuan tersebut dengan tetap mempertahankan suku bunga rendah saat ini yang sudah berlaku sejak Maret 2020 ketika pandemik melanda dunia.

Namun hampir separuh dari anggota voting FOMC mengharapkan perubahan kebijakan berupa kenaikan suku bunga acuan setidaknya menjadi 1% hingga 1.25% diakhir tahun 2023 mendatang. Untuk mencapai angka tersebut jika dilakukan secara bertahap dengan kenaikan 25 bps atau 0.25%.

Dalam konferensi pers Ketua Fed – Jerome Powell juga mengkonfirmasi optimisme dari semua pejabat Fed berkeyakinan bahwa ekonomi akan semakin menguat. Dalam laporan proyeksi ekonomi yang juga dirilis berbarengan dengan hasil pertemuan moneter masih menunjukkan tingkat inflasi tahun tahun ini masih tinggi diangka 4.2% diatas target 2% Fed, namun diharapkan inflasi akan menurun di tahun 2022 mendatang dengan perkiraan hanya 2.2% dan 2.1% untuk tahun 2024 yang akan datang.

Data tenaga kerja tahun ini diharapkan akan mencatat kenaikan 4.8% lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya yang hanya 4.5%, namun untuk tahun depan diperkirakan akan kembali turun ke 3.8% yang dianggap cukup memenuhi syarat untuk menaikkan suku bunga acuan.

Pada mata uang lainnya, Euro melemah terhadap mata uang Dolar hingga 1.1684 mendekati tingkat harga terendah bulanan. Tidak adanya data dan komentar dari pejabat Bank Sentral Eropa membuat mata uang Euro menjadi kurang diminati.

Sementara kekhawatiran akan dampak perusahaan property Evergrande di China sedikit berkurang setelah Evergrande diberitakan mengambil jalan untuk menyelesaikan melalui kupon obligasi melalui negosiasi tertutup setelah Bank Sentral China (PBOC) menyuntikkan dana sebesar CNY90 juta untuk menopang sistem perbankan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. 


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: