Saham Inggris – Faktor yang Perlu Diperhatikan pada 23 Januari
Indeks FTSE 100 Inggris diperkirakan akan dibuka datar pada hari Jumat, dengan kontrak berjangka Z1! sebagian besar tidak berubah.
- SHELL: Shell SHEL sedang mempertimbangkan penjualan asetnya di ladang minyak serpih Vaca Muerta di Argentina dan telah mendekati calon pembeli dalam beberapa minggu terakhir untuk mengukur minat mereka, menurut tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters.
- BEN & JERRY’S: Perjuangan Ben & Jerry’s selama bertahun-tahun untuk mempertahankan misi progresifnya dari tekanan perusahaan induk meningkat minggu ini, ketika The Magnum Ice Cream Company MICC menuduh mantan ketua dewan merek tersebut melakukan pelanggaran.
- PERMINTAAN TEKNOLOGI: Permintaan global untuk ponsel pintar, komputer pribadi, dan konsol game diperkirakan akan menyusut tahun ini karena perusahaan dari Raspberry Pi RPI Inggris hingga HP Inc HPQ menaikkan harga untuk mengimbangi biaya chip memori yang melonjak.
- MINYAK: Harga minyak pulih pada hari Jumat setelah Presiden AS Donald Trump memperbarui ancaman terhadap produsen utama Timur Tengah, Iran, yang meningkatkan kekhawatiran akan tindakan militer yang dapat mengganggu pasokan.
- LOGAM: Harga tembaga menguat di tengah kekhawatiran pasokan setelah perusahaan tambang Capstone Copper dan serikat pekerja setempat mengatakan pemogokan memaksa penghentian produksi di tambang Mantoverde milik perusahaan di Chili.
- EMAS: Emas mencatat rekor tertinggi baru, didorong oleh menurunnya kepercayaan pada aset AS karena ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi.
- FTSE: Saham Inggris ditutup lebih tinggi pada hari Kamis setelah Presiden AS Donald Trump melunakkan pendiriannya terhadap Greenland, sementara optimisme seputar potensi kesepakatan perdamaian Ukraina semakin meningkatkan sentimen.