Saham Jepang Membalikkan Kerugian Awal
Indeks Nikkei 225 naik 0,7% menjadi di atas 69.000 pada hari Jumat, pulih dari kerugian sebelumnya karena data pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan membuat investor mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini.
Laporan tenaga kerja yang lebih lemah membantu mengimbangi kekhawatiran yang terus berlanjut terhadap sektor AI, di mana investor terus mempertanyakan apakah investasi agresif dan persaingan yang semakin ketat dapat membenarkan valuasi yang tinggi dan mempertahankan pertumbuhan pendapatan jangka panjang.
Sementara itu, lonjakan yen hampir 1% pada hari Kamis, yang dipicu oleh spekulasi bahwa otoritas Jepang dapat melakukan intervensi di pasar mata uang kapan saja, tetap menjadi hambatan bagi ekuitas domestik.
Di antara saham-saham individual, Kioxia Holdings melonjak 7,3%, diikuti oleh Kokusai Electric (6,5%), Fast Retailing (4,3%), Sony Group (2,3%), dan Toyota Motor (1,1%).