Selisih Suku Bunga Menghambat Penguatan Dolar terhadap Euro
Selisih suku bunga merupakan faktor kunci yang menghambat penguatan dolar terhadap euro, ujar analis mata uang Commerzbank, Antje Praefcke, dalam sebuah catatan. Pasar memperkirakan hampir dua kali penurunan suku bunga oleh Federal Reserve pada akhir tahun, dibandingkan dengan hampir satu kali penurunan oleh Bank Sentral Eropa, menurut data LSEG.
Setiap perubahan pada ekspektasi ini dapat menyebabkan penyesuaian nilai tukar euro-dolar, ujar Praefcke. Oleh karena itu, risalah rapat The Fed bulan Juni pukul 18.00 GMT akan dicermati secara ketat. Kecenderungan penurunan suku bunga yang lebih kuat akan ditafsirkan sebagai tanda bahwa The Fed menyerah pada tekanan dari Presiden Trump untuk melakukan pelonggaran kebijakan, yang membebani dolar, ujarnya. Euro terakhir diperdagangkan datar di $1,1726.