Saham Jatuh, Dolar Melemah karena Manuver Trump Terkait
Bursa merosot pada hari Selasa, dolar jatuh untuk hari kedua berturut-turut dan imbal hasil obligasi pemerintah AS naik ke level
Bursa merosot pada hari Selasa, dolar jatuh untuk hari kedua berturut-turut dan imbal hasil obligasi pemerintah AS naik ke level
Kontrak berjangka saham AS merosot pada hari Senin setelah Presiden Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif tambahan pada delapan negara
Dolar dan kontrak berjangka Wall Street turun dan emas melonjak pada hari Senin setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan
Dolar AS melemah pada hari Kamis setelah data ekonomi yang kurang menggembirakan tampaknya memperkuat argumen untuk penurunan suku bunga oleh
Dolar melemah pada hari Rabu, meskipun investor yang mengantisipasi tahun 2026 mulai memposisikan diri untuk pemangkasan suku bunga AS yang
Dolar melemah terhadap yen Jepang pada hari Senin menyusul indikasi terkuat Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda hingga saat
Bursa Asia menguat pada hari Kamis dan dolar melemah di tengah meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga dari Federal Reserve bulan
Dolar bergerak menuju penurunan mingguan terbesarnya dalam empat bulan pada hari Kamis karena perdagangan melemah menjelang libur Thanksgiving AS, membuat
Dolar bertahan tepat di bawah level tertinggi multi-bulan pada hari Kamis, dengan pemulihan minat terhadap aset berisiko yang berhasil mengangkatnya
Dolar melemah pada hari Selasa menjelang serangkaian pertemuan bank sentral yang kemungkinan akan mengarah pada penurunan suku bunga di AS
MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.
PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.