USD/JPY: Dolar Melonjak di Atas ¥159 karena Yen Terpukul Setelah Bank Sentral Jepang Mempertahankan Suku Bunga
Penurunan yen terus berlanjut, meningkatkan pembicaraan tentang gelembung spekulatif dan kemungkinan intervensi. Apa yang dikatakan analisis teknikal dan di mana Anda dapat mengharapkan pembalikan?
💥 Tombol Tunda BOJ
Pasangan USD/JPY melesat menuju ¥159,00 setelah Bank Sentral Jepang mempertahankan suku bunga tidak berubah di 0,75% pada hari Jumat, persis seperti yang diperkirakan pasar, membuat para pendukung yen menatap lantai dan bertanya-tanya ke mana support akan pergi.
Keputusan tersebut disetujui dengan perbandingan 8 banding 1, memperkuat pandangan bahwa normalisasi kebijakan tetap lambat, hati-hati, dan sangat sabar, bahkan dengan inflasi yang masih di atas target.
Apa artinya dalam praktiknya? Carry trade tetap aktif, artinya meminjam yen untuk membeli mata uang dengan imbal hasil lebih tinggi tetap menarik.
📊 Level Kunci yang Perlu Diperhatikan
Zona ¥159,00 saat ini bukanlah kebetulan. Level tersebut menghentikan reli hampir tepat setahun yang lalu, menjadikannya resistensi jangka menengah yang terkenal dan dihormati oleh para trader teknikal.
Di atas ambang batas tersebut, perhatian beralih ke ¥161,70, level tertinggi multi-tahun dari musim panas 2024 yang jauh di mana otoritas Jepang sebelumnya turun tangan dan menjual dolar secara agresif.
Indikator momentum menunjukkan kondisi yang tegang, menunjukkan bahwa kenaikan mungkin melambat, tetapi tren biasanya akan berubah arah sebelum benar-benar putus.
🚨 Risiko Intervensi
Sementara itu, inflasi Jepang sedikit mendingin menjadi 2,1% pada bulan Desember, level terendah sejak Maret 2022, tetapi masih di atas target 2% BOJ untuk bulan ke-45 berturut-turut.
BOJ memperkirakan inflasi inti akan terus meningkat secara moderat, namun suku bunga riil tetap sangat negatif, yang terus menghukum yen.
Jika dolar-yen mendekati ¥162, para trader akan mulai memperhitungkan risiko intervensi lagi, bukan sebagai kepastian, tetapi sebagai risiko ekor yang sangat nyata.