Waspada Manufer Harga, Investor Antisipasi Pidato Trump
Aksi profit taking mendominasi perburuan dipasar Amerika semalam. Harga emas dan perak anjlok menghapus keuntungan hariannya dan berakhir melemah meskipun Dolar AS mencatatkan titik terendah baru 2026.
Dolar AS merosot ke level terendah empat bulan di tengah pembicaraan tentang intervensi Yen, memperkuat yang sebelumnya juga memicu kenaikan harga emas dan kelompok logam lainnya.
Aksi profit taking terjadi menyusul lojakan harga yang tidak biasa dan bersamaan dengan antisipasi investor terhadap pertemuaan FOMC dua hari kedepan.
Key Highlights
- Pidato Perdana Menteri Kanada Mark Carney di Forum Ekonomi Dunia di Davos meningkatkan ketegangan antara Kanada dan Gedung Putih, setelah pada akhir pekan, Presiden AS Donald Trump meningkatkan ketegangan perang dagang, mengancam akan mengenakan tarif 100% pada produk Kanada jika mereka bernegosiasi kesepakatan perdagangan dengan China.
- Ditengah penguatan Yen terhadap Dolar AS, pasar melirik Federal Reserve (Fed) Amerika Serikat (AS) yang meminta bank-bank di New York tentang ukuran posisi mereka dalam USD/JPY, hal ini menyebabkan spekulasi bahwa AS mungkin bersiap untuk bekerja sama dengan Jepang terkait pelemahan Yen Jepang (JPY) yang sedang berlangsung.
- Seputar Bank Sentral, pasar akan menhadapi pertemuan FOMC pada 27-28 Januari. Sebuah survei Reuters menunjukkan bahwa sebagian besar ekonom memperkirakan The Fed akan menghentikan siklus pelonggaran kebijakan moneternya pada pertemuan Januari. Jajak pendapat tersebut mengungkapkan bahwa sebagian besar ekonom tidak mengharapkan pelonggaran lebih lanjut selama Ketua Fed Jerome Powell memimpin bank sentral.
- Minggu ini, pasar akan memperhatikan cukup banyak data ekonomi, diantaranya: Durable Goods Orders (Senin), Trump Speaks (Selasa), FOMC (Rabu/Kamis), Jobless Claims Weekly (Kamis), PPI (Jumat).
Market Movement
Pagi ini (27/1), Harga emas bergerak naik – kembali bertahan diatas $5,050 ditengah pelemahan Dolar.
Pada Senin (26/1), harga emas (spot) berakhir dengan keuntungan sempit setelah melambung tinggi mencapai $5,110 per ons. Harga emas ditutup naik hanya sebanyak $25.54 atau 0.51% berakhir pada level $5,011.062 per ons, setelah uji tertinggi $5,110 dan terendah $4,989.
Pada saat yang sama, Emas berjangka kontrak Maret diperdagangkan naik sebanyak $139.20 atau 2.79% berakhir pada $5,122.30 per ons di Divisi Comex.
Indeks Dolar AS berakhir turun – tercatat melemah sekitar 53 pips atau 0.54% pada level 96.87.
Dipasar rival utama Dolar, sekeranjang matauang berisiko diperdagangkan menguat, ditengah melemahnya Dolar. Berikut adalah posisi matauang pada penutupan Senin , 26 Januari 2026,
- AUDUSD : 0.69154 , +21 / +0.30%
- EURUSD : 1.18782 , +53 / +0.45%
- GBPUSD : 1.36770 , +41 / +0.30%
- NZDUSD : 0.59727 , +27 / +0.46%
- USDJPY : 154.188 , -152 / -0.98%
- USDCAD : 1.37065 , +8 / +0.06%
- USDCHF : 0.77687 , -34 / -0.43%
- USDCNH : 6.94790 , -154 / -0.22%
Sentiment
Minggu ini, pasar akan memperhatikan cukup banyak data ekonomi, diantaranya: Durable Goods Orders (Senin), Trump Speaks (Selasa), FOMC (Rabu/Kamis), Jobless Claims Weekly (Kamis), PPI (Jumat).
Pada Selasa (26/1), Pasar akan menghadapi rilis ADP Employment Mingguan dan Pidato Trump ada pukul 2:00 WIB dini hari nanti.