XAG/USD: Perak Mengejar $110 dalam Lonjakan Liar, Emas Melampaui $5.100 karena Permintaan Mencapai Puncaknya
Apakah Anda melewatkannya? Perak naik 250% selama setahun terakhir dan emas juga berada di rekor tertinggi. Awal tahun 2026 yang luar biasa.
Perak Melonjak Parabolik, Emas Mengikuti
Perak (XAG/USD) diperdagangkan di dekat $109 pada Senin pagi setelah kenaikan luar biasa 250% dalam setahun, termasuk Januari yang sangat pesat dengan kenaikan 50%.
Emas (XAU/USD) ikut serta, menembus $5.100 untuk pertama kalinya setelah sebelumnya mencatatkan kenaikan 60% pada tahun 2025.
Ketegangan perdagangan, dolar yang lebih lemah, dan ekspektasi penurunan suku bunga menjadikan logam mulia sebagai perdagangan yang memicu adrenalin favorit pasar.
Bukan Hanya Kisah Aset Aman
Perak bukan hanya didorong oleh rasa takut. Menurut Metals Focus, sekitar 60% permintaan saat ini berasal dari industri seperti elektronik, panel surya, dan infrastruktur energi, meningkat dari kurang dari setengah dekade lalu.
Pasokan tetap ketat karena tiga perempat perak baru berasal dari produk sampingan penambangan logam lain, yang memperlambat respons produksi.
Terlebih lagi, permintaan telah melampaui pasokan setiap tahun sejak 2018, dengan defisit tahun lalu mendekati 18% dan kekurangan lain diperkirakan terjadi pada tahun 2026.
Spekulasi, Ukuran, dan Fluktuasi
Namun, jangan main-main. Spekulasi memainkan peran penting. Nilai pasar total perak mendekati $5,3 triliun, dibandingkan dengan emas yang sekitar $33 triliun, membuatnya berperilaku lebih seperti saham berkapitalisasi kecil yang volatil daripada aset penyimpan nilai yang tenang.
Pergerakan lima belas menit secara teratur menambah atau mengurangi miliaran dolar karena harga berfluktuasi, bahkan tanpa perubahan tarif pada perak itu sendiri.
Daya tarik emas tetap lebih stabil, didukung oleh kelangkaannya. Menurut World Gold Council, hanya sekitar 216.000 ton yang pernah ditambang, dengan cadangan terbatas yang tersisa di bawah tanah, menurut Survei Geologi AS.