Yen Melemah Tajam Abaikan Kenaikan Suku Bunga BoJ
Harga emas berakhir stagnan dan terus bertahan didekat titik tertinggi sepanjang masa karena pasar tengah menghadapi gejalak ekonomi dan kebijakan bank sentral yang memicu investor untuk berhati-hati.
Pasar berperilaku tidak seperti biasanya bahkan setelah Bank Sentral Jepang menaikkan suku bunga sebanyak 25bps pada pertemuan Desember. Yen Jepang justru melemah tajam terhadap Dolar – mendekati titik terlemah selama 2025.
Key Highlights
- BoJ menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 0,75%, level tertinggi dalam sekitar tiga dekade.
- Bank sentral menyatakan bahwa ekonomi Jepang terus pulih dengan kecepatan moderat, dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ketat dan laba perusahaan yang solid mendukung kenaikan upah yang stabil.
- Imbal hasil Obligasi Pemerintah Jepang (JGB) naik, dengan imbal hasil JGB 10 tahun naik di atas 2,0%, level tertinggi sejak 1999. Imbal hasil yang lebih tinggi telah memperbarui kekhawatiran tentang utang publik Jepang yang besar, karena kenaikan suku bunga secara bertahap dapat meningkatkan biaya pembayaran utang pemerintah.
- Consumer sentiment direvisi turun pada bulan Desember dari 53,3 menjadi 52,9, lebih rendah dari ekspektasi sebesar 53,5.
- Berdasarkan pantauan Fed Watch Tools, ekspektasi pememangkasan suku bunga pada pertemuan Januari hanya sebesar 21.0%.
- Bank of England (BoE) mengumumkan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3.75%, seperti yang sudah diperkirakan pada Kamis (17/12).
- European Central Bank (ECB) mengumumkan suku bunga tetap berada pada level 2.15% seperti yang sudah diperkirakan pada Kamis (17/12).
Market Movement
Pada Jumat (18/12), harga emas berakhir datar – setelah sempat menguat mendekati titik tertinggi sepanjang masa. Emas mencatatkan kenaikan sebanyak $7.75 atau 0.18% berakhir pada level $4,338.63 per ons, setelah uji tertinggi $4,356 dan terendah $4,308.
Pada saat yang sama, Emas berjangka (Jan) berakhir menguat pada level $4,387.30 per ons di Divisi Comex, naik sebanyak $22.80 atau 0.52%, setelah uji tertinggi $4,389 dan terendah $4,336.
Indeks Dolar AS berakhir naik sekitar 27 poin atau 0.27% berada pad level 98.71, setelah uji tertinggi 98.75 dan terendah 98.41.
Dipasar rival utama Dolar, sekelompok matauang berisiko diperdagangkan melemah terhadap Dolar AS.
Berikut adalah posisi matauang pada penutupan perdaganan Jumat, 19 Desember 2025,
- AUDUSD : 0.66076 , -3 / -0.05%
- EURUSD : 1.17084 , -14 / -0.12%
- GBPUSD : 1.33740 , -6 / -0.04%
- NZDUSD : 0.57528 , -21 / -0.37%
- USDJPY : 157.721 , +218 / +1.40%
- USDCAD : 1.37999 , +23 / +0.17%
- USDMXN : 18.03530 , +532 / +0.30%
- USDCHF : 0.79546 , +15 / +0.20%
- USDCNH : 7.02700 , -11 / -0.02%
Sentimen
Minggu ini, agenda pasar akan cuku padat karena hari perdagangan yang lebih pendek akibat liburan Natal. Data minggu ini akan menampilkan data Ketenagakerjaan ADP (Mingguan), angka pertumbuhan untuk kuartal ketiga, Pesanan Barang Tahan Lama bulan Oktober, dan data Produksi Industri untuk bulan Oktober dan November.