Pasar Swiss Berakhir Lemah di Tengah Meningkatnya Ketegangan di Timur Tengah
Pasar Swiss berakhir lemah pada hari Rabu, sejalan dengan sebagian besar pasar di Eropa, karena suasana kembali waspada di tengah meningkatnya ketegangan di Teluk.
Di tengah konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, Iran dilaporkan telah mengeluarkan ancaman terhadap perusahaan teknologi AS. Kantor Berita Tasnim yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menerbitkan daftar raksasa teknologi AS yang terkait dengan Israel yang diduga mendukung operasi militer. Perkembangan ini terjadi setelah Israel dilaporkan menargetkan sebuah bank di Teheran.
Indeks acuan SMI, yang bergerak antara 12.883,62 dan 13.002,04, ditutup dengan kerugian 106,60 poin atau 0,82% pada 12.958,59.
Sonova berakhir turun 3,61%, dan Sandoz Group turun 3,5%. Givaudan turun hampir 3% dan Galderma Group kehilangan 2,3%.
Amrize, Julius Baer, Lindt & Spruengli, Roche Holding, Straumann Holding, Swiss Re, SGS, Geberit, Lonza Group, dan Partners Group mengalami penurunan 1,4%-2%.
Beberapa saham lain, termasuk Sika, Swiss Life Holding, Schindler Ps, dan Holcim, juga berakhir lebih rendah. Logitech International naik 0,5%, dan Richemont sedikit meningkat.