Waspada Gejolak Pasar, Susul Rencana Akuisisi Greenland –
Pasar emas dan Perak dibuka menguat pagi ini (7/1) menyusul rencana akuisisi Greenland dengan alasan keamanan nasional oleh Pemerintah AS
Pasar emas dan Perak dibuka menguat pagi ini (7/1) menyusul rencana akuisisi Greenland dengan alasan keamanan nasional oleh Pemerintah AS
Stock Markets Net Chng Stock Markets Net Chng S&P/ASX 200** 8,727.80 13.50 NZX 50** 13548.42 0.29 DJIA 48,382.39 319.09 NIKKEI**
Bursa Asia stabil pada hari Selasa karena investor mencatatkan keuntungan besar menjelang perdagangan akhir tahun, sementara perak dan emas menemukan
Bursa global memulai pekan yang penuh peristiwa dengan optimisme tinggi pada hari Senin, karena investor terhibur oleh meningkatnya ekspektasi pemangkasan
Indeks acuan India, Sensex dan Nifty, kemungkinan akan dibuka datar hingga negatif hari ini, 18 November, dengan isyarat datang dari
USD bervariasi dengan USD melemah terhadap EUR dan GBP menguat terhadap JPY karena pasar bereaksi terhadap potensi pembukaan kembali pemerintahan
Bursa global menguat pada hari Senin di tengah optimisme bahwa penutupan pemerintah AS yang bersejarah sudah di depan mata, sementara
Sensex dan Nifty siap untuk memulai perdagangan yang positif hari ini (27 Oktober), sebagaimana ditunjukkan oleh GIFT Nifty, yang diperdagangkan
Bursa global beragam pada hari Rabu dan emas melemah tajam dari reli yang tajam, karena valuasi yang terlalu tinggi menjadi
Harga saham berjangka AS sedikit menguat. Harga emas menguat di tengah melemahnya selera risiko dan dolar sedikit menguat karena investor
MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.
PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.