Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Harga Emas Melemah, Jelang Laporan Inflasi AS Dan BOJ
Commodities

Harga Emas Melemah, Jelang Laporan Inflasi AS Dan BOJ

by admin_mab 18/01/2023 0 Comment

Harga emas terkoreksi untuk hari ke-2 berturut-turut dan bergerak dalam kisaran sempit, mencoba mempertahankan posisi diatas $1,900 ditengah minimnya data jelang pertemuan BOJ laporan inflasi Amerika.

Pertemuan Bank Sentral Jepang akan menjadi sorotan utama selama sesi perdagangan Asia hari ini, setelah banyak yang memperkirakan potensi adanya kejutan baru dalam kebijakan moneter BoJ.

Para pelaku pasar memperkirakan bahwa BoJ akan merubah arah kebijakannya, alih-alih terfokus pada menghindari deflasi seperti sebelumnya. BOJ dijadwalkan akan bertemu hari ini pukul 10:00 WIB.

Para pelaku pasar memperkirakan bahwa BoJ akan merubah arah kebijakannya, alih-alih terfokus pada menghindari deflasi seperti sebelumnya. BOJ dijadwalkan akan bertemu hari ini pukul 10:00 WIB.

Perlu diperhatikan bahwa, jika BoJ merubah arah kebijakanya dari pelonggan menjadi pengetatan, maka Yen Jepang berpotensi menguat terhadap Dolar dan beepotensi menguatkan Emas.

Selama sesi perdagangan Selasa (17/1) harga emas dipasar spot ditutup melemah sebanyak $6.87 atau 0.36% berakhir pada level $1,908.42 per ons, setelah uji tertinggi $1,919 dan terendah $1,903. Emas berjangka kontrak Februari ditutup melemah sebanyak $11.80 atau 0.62% berakhir pada level $1,909.90 per ons di Divisi Comex.

Dolar

Dolar mengakhiri perdagangan Selasa (17/1) dengan keuntungan tipis, setelah berkubang pada kerugian selama sesi perdagangan Asia hingga Eropa ditengah minimnya data dan terfokus pada kehati-hatian pasar jelang pertemuan BoJ dan laporan inflasi Amerika.

Dolar berakhir menguat tipis hanya sekitar 3 poin atau 0.03% berakhir pada level 102.39, setelah uji tertinggi 102.57 dan terendah 101.92. Berbanding terbalik dengan Dolar, pasar matauang berisiko nampak bergerak dengan volatilitas yang cukup besar setelah pelaku pasar memanfaatkan dampak data ekonomi internal masing-masing.

EUR/USD menyelesaikan perdagangan Selasa (17/1) dengan kerugian sebanyak 33 poin atau 0.30% berakhir pada level 1.07887, setelah uji tertinggi 1.0869 dan terendah 1.07742. Euro terjatuh dari sesi tertinggi harianya di tengah pembicaraan pasar yang menyarankan pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) untuk mempertimbangkan rencana memperlambat laju pengetatan. Harapan tersebut muncul setelah Presiden Christine Lagarde & co akan memilih kenaikan suku bunga 50 basis poin (bps) pada bulan Februari, mengurangi kenaikan menjadi 25 bps mulai bulan Maret.

GBP/USD berakhir menguat tajam sebanyak 94 poin atau 0.77% berakhir pada level 1.2285, setelah uji tertinggi 1.2299 dan terendah 1.2169. Penguatan Pound tidak lain didukung oleh hasil laporan ketenagakerjaan Inggris mengisyaratkan pasar tenaga kerja yang relatif ketat. Laporan tersebut memberikan haparan bahwa, Bank of England akan memiliki ruang untuk mendorong suku bunga acuan lebih tinggi dan mempertahankannya lebih lama.

• GBP Claimant Count Change (Dec), 19.7K (A) vs. 19.8K (F) vs. 30.5K (P)
• GBP Unemployment Rate (Nov), 3.7% (A) vs. 3.7% (F) vs. 3.7% (P)

AUD/USD berakhir menguat dengan keuntungan sebanyak 35 poin atau 0.50% berakhir pada level 0.6986, setelah uji tertinggi 0.6982 dan terendah 0.6979. Aussie menguat merespon laporan GDP China yang dirilis lebih baik dari yang diharapakan, meski masih relatif lebih rendah dari pertumbuhan sebelumnya.

• CNY GDP (YoY) (Q4), 2.9% (A) vs. 1.8% (F) vs. 3.9% (P)
• CNY GDP (QoQ) (Q4), 0.0% (A) vs. -0.8% (F) vs. 3.9% (P)
• CNY Industrial Production (YoY) (Dec), 1.30% (A) vs. 0.5% (F) vs. 2.2% (P)
• CNY Retail Sales (YoY) (Dec), -1.8% (A) vs. -8.6% (F) vs. -5.9% (P)
• CNY Chinese Unemployment Rate, 5.5% (A) vs. 6.0% (F) vs. 5.7% (P)

Minyak

Harga minyak diperdagangkan menguat tajam – mencapai level tertinggi dalam dua pekan setelah data ekonomi China dirilis cukup baik, mengalahkan perkiraan dan menggambarkan prospek yang cukup optimis di tengah pembukaan kembali perbatasannya.

Data menunjukkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) untuk Q4 meningkat menjadi 2.9%, di atas perkiraan 1.8%, sementara untuk setahun penuh, PDB mencapai 2.9%, meskipun tahun 2022 adalah pembacaan terburuk kedua sejak tahun 1970.

Disisi lainnya, dalam laporan bulanan OPEC, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengatakan dalam laporan bulanan bahwa permintaan minyak China diperkirakan akan tumbuh sebanyak 510.000 barel per hari tahun ini. Sementara perkiraan pertumbuhan permintaan global 2023 tidak berubah pada 2,22 juta barel per hari.

Dipasar spot, harga minyak ditutup menguat sebanyak $2.19 atau 2.70% berakhir pada level $81.03 per barelm, setelah uji tertinggi $81.22 dan terendah $78.68. Minyak mentah berjangka WTI AS ditutup menguat sebanyak $0.32 atau 0.40% berakhir pada level $80.18 per barel. Sementara Brent London naik sebanyak $0.64 atau 0.74% berakhir pada level $85.92 per barel.

Sentimen

Memasuki sesi perdagangan Rabu (18/1), fokus pasar global akan tertuju pada banyak rangkaian data ekonomi mulai dari pertemuan Bank Sentral Jepang hingga laporan inflasi Eropa, Inggris, Amerika dan laporan penjualan ritel Amerika.

Tags: bank sentral BOJ emas harga emas melemah inflasi AS Sentimen
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Commodities

Harga Emas Tertahan di Level Rendah Akibat Penguatan

by admin_mab 24/09/2026

Harga emas tetap berada di bawah level $4.300 per ons pada hari Kamis setelah mengalami penurunan tajam di sesi sebelumnya,

Commodities

Harga Emas Melemah Tetapi Tetap Berada di Jalur

by admin_mab 24/07/2026

Harga emas memperpanjang penurunan pada hari Jumat tetapi tetap berada di jalur untuk mengakhiri penurunan selama dua minggu, dengan ketegangan

Commodities

Harga Emas Terus Melemah karena Reli Harga Minyak

by admin_mab 15/07/2026

Harga emas terus melemah pada hari Kamis karena investor terus menilai kembali prospek inflasi setelah harga minyak mentah bertahan di

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.