Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Dolar Melonjak, Inflasi AS Dorong Harapan Fed Masih Berada Pada Jalur Pengetatan
US Market

Dolar Melonjak, Inflasi AS Dorong Harapan Fed Masih Berada Pada Jalur Pengetatan

by admin_mab 16/02/2023 0 Comment

Indeks Dolar Amerika diperdagangkan menguat selama sesi perdagangan Rabu (15/2), mencapai level tertinggi baru sejak 6 Januari ditengah kekhawatiran baru tentang berlanjutnya pengetatan kebijakan moneter the Fed sehingga mendorong investor kembali berburu Dolar dan meninggalkan aset berisiko.

Penguatan Dolar juga diperkuat setelah laporan Penjualan Ritel AS dirilis melonjak sebanyak 3% selama periode Januari, jauh diatas perkiraan dan data sebelumnya pada 2.0% (F) dan -1.10% (P). Hingga akhir perdagangan Rabu (15/2), Dolar ditutup melonjak sebanyak 59 poin atau 0.57% berakhir pada level 103.85, setelah uji tertinggi 104.12.

Matauang

Matauang Pound menyelesaikan perdagangan Rabu (15/2) dengan kerugian tajam, menjadi pemain terburuk terhadap Dolar setelah laporan inflasi melambat ke level 10.1%, lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 10.3% (F) dan 10.5% (P). Melambatnya inflasi lebih dari yang diharapkan memberikan ruang pada kepercayaan investor bahwa BOE mungkin akan membatasi siklus kenaikan suku bunga.

GBP/USD ditutup melemah 141 poin atau 1.17% berakhir pada level 1.2032, setelah uji tertinggi 1.2181 dan terendah 1.1988. EUR/USD ditutup melemah sekitar 47 poin atau 0.44% berakhir pada level 1.0687, setelah uji terendah 1.0659. Sementara AUD/USD melemah sebanyak 82 poin atau 1.18% berakhir pada level 0.6903, setelah uji tertinggi 0.6989 dan terendah 0.6864.

USD/JPY terus melanjutkan pelemahan tajam dalam tiga hari beruntun, setelah Perdana Menteri Kishida menyampaikan bahwa gubernur Bank of Japan (BoJ) yang baru untuk menjaga kebijakan moneter yang tepat, dengan mempertimbangkan situasi ekonomi, inflasi dan pasar. USD/JPY berakhir melemah ke level 134.11, naik sekitar 102 poin atau 0.77%.

Emas

Harga emas anjlok selama sesi perdagangan Rabu (15/2), mencapai level terendah baru sejak Januari. Kekhawatiran tentang akan berlanjutnya pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve AS karena inflasi naik lebih tinggi dari yang diharapkan ditambah laporan penjualan ritel Januari yang secara tak terduga melonjak sebanyak 3% jauh diatas harapan investor.

Menyusul laporan Inflasi AS yang naik 6.4% lebih besar dari harapan pasar 6.2%, laporan Penjualan Ritel AS tercatat naik sebanyak 3%, jauh diatas perkiraan dan data sebelumnya pada 2.0% (F) dan -1.1% (P). Laporan tersebut ters mempertegas bahwa suku bunga the Fed mungkin akan naik diatas 5% dan bertahan disana untuk waktu yang cukup lama. Laporan juga memperkuat probability kenaikan suku bunga the Fed menjadi 12.2% dari 9.2% (14 Feb) untuk ruang kenaikan sebanyak 75bps. Sedangkan peluang kenaikan 25bps melambat menjadi 87.8% dari 90.8%.

Dipasar spot, harga emas ditutup melemah sebanyak $17.76 atau 0.97% berakhir pada level $1,836.31 per ons, setelah uji terendah $1,830. Emas berjangka kontrak April ditutup melemah sebanyak $19.80 atau 1.07% berakhir pada level $1,845.30 per ons di Divisi Comex.

Minyak

Harga minyak rebound dari sesi terendah hariannya – menghapus hampir seluruh kerugian diawal sesi perdagangan Asia setelah EIA menetapkan permintaan minyak China selama 2023 meningkat 900.000 bpd setelah pembatasan COVID-19 dibuka kembali. EIA juga melihat bahwa permintaan minyak global akan meningkat sebanyak 2 juta barel per hari pada tahun 2023 menjadi 101.9 juta.

Sementara itu, kenaikan nampak terbatas disesi perdagangan Amerika setelah laporan persediaan minyak mentah AS berdasarkan laporan EIA tercatat melonjak sebanyak 16.283 juta barel, lebih banyak dari perkiraan dan data sebelumnya pada 1.166 juta (F) dan 2.423 juta (P).

Dipasar spot, harga minyak ditutup melemah hanya sekitar 32 sen atau 0.41% berakhir pada level $78.51 per barel, setelah uji tertinggi $79.60. Minyak mentah WTI AS turun sebanyak 36 sen atau 0.46% berakhir pada level $78.59 per barel. Sedangkan Brent London turun sebanyak 20 sen atau 0.23% berakhir pada level $85.38 per barel.

sentimen

Memasuki sesi perdagangan Kamis (16/2), fokus utama pasar global akan tertuju pada laporan Inflasi Produsen AS yang akan dirilis pada pukul 20:30 WIB, bersamaa dengan laporan Klaim Pengangguran dan data perumahan AS (Housing Starts dan Building Permits). Disesi Asia pagi ini, laporan data Neraca Perdagangan Jepang akan dirilis pada pukul 06:50 WIB dan laporan tenagakerja Australia akan dirilis pada pukul 07:30 WIB.

Tags: Dolar Melonjak emas fed inflasi AS Matauang minyak
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

US Market

Spekulasi Pengetatan Kebijakan Fed Dongkak Dolar; Euro Melemah

by admin_mab 11/09/2026

Dolar AS menguat pada hari Kamis seiring percepatan inflasi harga produsen tahunan AS yang memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal

Commodities

Harga Emas Bertahan di Dekat $4.400 Setelah Rebound;

by admin_mab 03/09/2026

Harga emas bertahan di kisaran $4.400 per ons pada hari Kamis setelah rebound sebesar 1% pada sesi sebelumnya, seiring meredanya

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.