Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Beragam Sentimen Pasar, Topang Kenaikan Emas dan Dolar
Commodities

Beragam Sentimen Pasar, Topang Kenaikan Emas dan Dolar

by admin_mab 30/01/2024 0 Comment

Harga emas dibuka melonjak lebih tinggi pada perdagangan awal pekan (29/1) karena pasar merespon ketegangan geopolitik di Timur tengah yang masih terus berlangsung dan menjadi fokus utama pasar ditengah minimnya data jelang serangkaian data penting dalam minggu ini.

Dukungan kenaikan pada aset safehaven datang dari laporan serangan drone terhadap pangkalan AS di dekat timur laut Yordania. Harga emas diperdagangkan menguat bersama dengan Dolar sebagai rival utamanya namun dengan kenaikan yang terbatas karena pasar terlihat sangat berhati-hati memasuki perdagangan yang sibuk minggu ini.

Minggu ini, investor harus bersiap menghadapi volatilitas pasar yang tinggi menyambut pertemuan dan keputusan suku bunga pertama 2024 oleh Federal Reserve (Fed) yang akan diikuti oleh laporan PMI Manufaktur Institute of Supply Management (ISM) dan Nonfarm Payrolls (NFP) untuk bulan Desember.

Dalam pertemuan minggu ini, The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil di kisaran 5,25-5,50%. Namun pelaku pasar akan sangat menantikan pedoman baru mengenai suku bunga. Investor akan mencari isyarat apakah para pengambil kebijakan The Fed terus cenderung mempertahankan pengatatan kebijakan moneternya hingga bulan Juni atau cenderung memberi sinyal keputusan dovish pada bulan Maret atau Mei.

Hingga jelang penutupan perdagangan Senin (29/1) pada pukul 04:00 WIB, harga emas (spot) diperdagangkan menguat sebanyak $13.06 atau 0.65% pada level $2,031.26 per ons, setelah sempat uji tertinggi $2,037 dan terendah $2,019.

Pada saat yang sama, harga emas berjangka kontrak Februari diperdagangkan menguat sekitar $12.30 atau 0.61% pada level $2,029.60 per ons, setelah capai tertinggi $2,037 dan terendah $2,018 di Divisi Comex.

Matauang

Indeks Dolar diperdagangkan datar saat berita ini ditulis – mencatatkan kenaikan hanya sekitar 2 poin atau 0.02% pada kisaran 103.48, setelah capai tertinggi 103.83 ditengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Dolar berangsur melemah dari level tertinggi hariannya jelang penutupan perdagangan hari ini (29/1), dengan ditandainya awal dari pertemuan FOMC selama dua hari kedepan dan akan melaporkan hasilnya pada Kamis dini hari (1/2) nanti.

Pasar matauang berisiko bergerak dengan volatilitas pasar yang cukup besar pada awal pekan ini dan diperdagangkan dengan sentimen pasar yang beragam.

Pasangan GBP/USD diperdagangkan sedikit lebih tinggi jelang penutupan perdagangan hari ini (29/1) pada kisaran 1.27080, setelah sempat uji terendah 1.26615 merespon penguatan Dolar. Sementara EUR/USD kembali menunjukkan pola bearishnya dan turun dibawah 1.08 untuk pertama kalinya sejak 13 Desember lalu.

AUD/USD diperdagangkan melonjak tajam, meninggalkan rekan-rekannya ditengah sentimen positif pasar Asia jelang diberlakukan kebijakan Reserve Requirement Ratio yang baru perbankan Tiongkok.

USD/JPY berada di bawah tekanan turun setelah kenaikan dalam dua hari berturut-turut dan menembus di bawah level 148,00 karena melemahnya imbal hasil obligasi AS.

Berikut adalah pergerakkan pasar matauang jelang penutupan perdagangan 29 Januari 2024 pada pukul 04:00 WIB,

  • AUDUSD : 0.66080 , +33 / +0.50%
  • EURUSD : 1.08295 , -21 / -0.20%
  • GBPUSD : 1.27061 , +5 / +0.04%
  • NZDUSD : 0.61354 , +47 / +0.77%
  • USDJPY : 147.407 , -72 / -0.49%
  • USDCAD : 1.34170 , -32 / -0.24%
  • USDCHF : 0.86132 , -25 / -0.29%
  • USDCNH : 7.18220 , +12 / +0.02%

Minyak

Harga minyak mentah dunia diperdagangkan melemah tajam pada sesi Senin (29/1), setelah dibuka melonjak capai tertinggi $79.14 per barel ditengah meningkatnya ketegangan geopolitik paska serangkaian serangan yang terjadi selama akhir pekan.

Harga minyak gagal mempertahankan keuntungannya dan berbalik melemah karena kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global terus mengancam resiko permintaan yang lebih lambat. Kekhawatiran meningkat setelah risiko Krisis real estate di Tiongkok memburuk dan mungkin bertambah buruk ketika pengadilan Hong Kong memerintahkan likuidasi perusahaan raksasa properti China Evergrande Group.

Berikut adalah pergerakkan harga minyak jelang penutupan perdagangan 29 Januari 2024 pada pukul 04:00 WIB,

  • OIL (SPOT) : $76.84 , -$1.23 / -1.58%
  • WTI : $76.88 , -$1.13 / -1.45%
  • BRENT : $81.83 , -$1.12 / -1.35%

Sentimen

Pada perdagangan Selasa (30/1), pasar akan diramaikan oleh serangkaian data ekonomi global diantaranya, Tingkat Pengangguran Jepang, Penjualan Ritel Australia, GDP Eropa dan laporan JOLTs Job Openings AS.

Selama perdagangan pekan ini, fokus utama pasar global akan tertuju pada pertemuan Federal Reserve AS, Bank Sentral Inggris dan Laporan Tenaga Kerja Amerika (ADP, NFP, Unemployment Rate).

Secara keseluruhan pasar akan menunggu komentar masing-masing kepala Bank Sentral untuk mengetahui tentang rencana kebijakan moneter dimasa mendatang selama setahun kedepan.

Tags: emas Matauang minyak
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

Commodities

Harga Emas Terus Melemah karena Reli Harga Minyak

by admin_mab 15/07/2026

Harga emas terus melemah pada hari Kamis karena investor terus menilai kembali prospek inflasi setelah harga minyak mentah bertahan di

Commodities

Prediksi Harga Minyak Bulan Juli, Menentukan Arah Inflasi,

by admin_mab 09/07/2026

Harga minyak diperkirakan masih bergerak panas sepanjang Juli, seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Pasar energi global kini

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.