Emas Anjlok, The Fed Tetapkan Suku Bunga Tidak Berubah
Laporan tenaga kerja yang positif dan suku bunga Bank Sentral Amerika the Fed ditetapkan tidak berubah pada pertemuan Juli, memberikan dorongan pada Dolar menguat mendekati level 100, sementara emas ditinggalkan dan anjlok jauh dibawah $3,300.
Key Highlights
- Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tetap pada level 4.25% – 4.50% pada pertemuan FOMC tadi malam, di tengah meningkatnya ketidakpastian yang membayangi prospek ekonomi Amerika.
- ADP Employment Change AS dirilis positif, mencatatkan sebanyak 104K lapangan kerja baru disektor swasta, lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 77K (F) vs. -33K(P).
- GDP AS dilaporkan naik sebanyak 3% selama periode kuartal ke-2 tahun ini, membaik dari perkiraan 2.5% dan jauh lebih tinggi dari data sebelumnya yang mencatatkan kontraksi 0.5%.
- Gedung Putih melaporkan bahwa Presiden AS menandatangani perintah eksekutif yang menerapkan tarif tambahan 40% untuk Brasil, sehingga total tarif menjadi 50%. Selain itu, proklamasi Trump memberlakukan tarif universal 50% untuk impor produk tembaga setengah jadi dan produk turunan yang intensif tembaga, efektif 1 Agustus.
- Dengan Tiongkok, Trump mencatat bahwa AS “berjalan baik” dengan Tiongkok, sambil mengkritik Kanada dan India atas tarif tinggi mereka terhadap produk-produkĀ AS.
Markets Movement
Harga emas berakhir melemah tajam setelah seragkaian data dan fundamental ekonomi AS yang dirilis membaik sepanjang hari Rabu (30/7). Pasar bereaksi atas kenaikan tajam indeks Dolar AS setelah the Fed tetapkan suku bunga tidak berubah.
Hingga akhir perdagangan Rabu (30/7), harga emas mencatatkan kerugian sebesar $51.26 atau 1.54% berakhir pada level $3,274.27 per ons, setelah uji terendah $3,268.06 dan tertinggi $3,333.94.
Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Agustus sebagai kontrak teraktif saat ini ditutup naik sebanyak $28.80 atau 0.87% berakhir pada level $3,352.80 per ons di Divisi Comex.
Indeks Dolar AS lanjut menguat – melonjak mendekati level tertinggi 29 Mei. Dolar ditutup menguat sebanyak 104 poin atau 1.04% berakhir pada level 99.96, setelah uji tertinggi 99.98 dan terendah 98.70.
Dipasar rival utama Dolar, sekelompok matauang berisiko ditutup melemah menyusul ditengah kenaikan Dolar. Pasangan EUR/USD kembali memimpin pelemahan pada rabu (30/7) karena perjanjian perdagangan AS-UE, yang telah menghadapi kritik keras di seluruh Eropa karena dianggap berat sebelah dan sangat memihak Amerika Serikat (AS).
Berikut adalah posisi matauang pada penutupan perdaganan Rabbu 30 Juli 2025,
- AUDUSD : 0.64323 , -76 / -1.17%
- EURUSD : 1.14024 , -141 / -1.22%
- GBPUSD : 1.32355 , -112 / -0.84%
- NZDUSD : 0.58949 , -59 / -1.00%
- USDJPY : 149.407 , +96 / +0.65%
- USDCAD : 1.38302 , +60 / +0.43%
- USDMXN : 18.87200 , +1237 / +0.66%
- USDCHF : 0.80376 , -22 / -0.27%
- USDCNH : 7.20670 , +311 / +0.43%
Sentimen
Pada Kamis (31/7), Fokus pasar akan terus tertuju pada data tenaga kerja Klaim Pengangguran dan data Inflasi Inti PCE pada pukul 19:30 WIB.