Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Emas Potensi Lanjut Menguat, Dekati Tertinggi All Time High
Commodities

Emas Potensi Lanjut Menguat, Dekati Tertinggi All Time High

by admin_mab 04/03/2024 0 Comment

Harga emas mengawali perdagangan awal Maret dengan kenaikan tajam, menguat ditengah pelemahan Dolar setelah serangkaian data ekonomi AS dirilis mengecewakan pada Jumat (1/3). Disisi lain, meningkatnya ketegangan geopolitik, harapan pemangkasan suku bunga perbankan dunia dan krisis perbankan AS mendorong tekanan beli pada safehaven emas terus meningkat secara signifikan.

Dalam data yang dirilis pada Jumat (1/3) memperlihatkan bahwa,

  • US S&P Global US Manufacturing PMI (Feb), 52.2 (A) vs. 51.5 (F) vs. 50.7 (P)
  • US Construction Spending (MoM) (Jan), -0.2% (A) vs. 0.2% (F) vs. 0.9% (P)
  • US ISM Manufacturing PMI (Feb), 47.8 (A) vs. 49.1 (F) vs. 49.1 (P)
  • US Michigan Consumer Sentiment (Feb), 76.9 (A) vs. 79.6 (F) vs. 79.0 (P0

Dipasar pot, harga emas berakhir menguat sebanyak $38.49 atau 1.88% pada level $2,082.52 per ons, setelah diperdagangkan mencapai tertinggi $2,088 dan terendah $2,039. Mendorong kenaikan sebanyak 2.13% dalam sepekan terakhir.

Emas berjangka kontrak April sebagai kontrak teraktif saat ini, berakhir naik sebanyak $41.00 atau 2.00% pada level $2,095.70 per ons, setelah capai tertinggi $2,097 dan terendah $2,047 di Divisi Comex.

Sementara Indeks Dolar AS berakhir melemah sebanyak 25 poin atau 0.24% pada level 103.89, setelah diperdagangkan hingga tertinggi 104.2 dan terendah 103.65.

Matauang

Seluruh Pasar matauang berisiko bergerak lebih tinggi memanfaatkan pelemahan Dolar selama sesi perdagangan Jumat (1/3), dengan pasangan EUR/UD diperdagangkan dengan kenaikan terbesar dibandingkan sekeranjang matauang G10, setelah sempat melemah mencapai terendah 1.079 pada perdagangan Kamis (29/2) menyusul survei Reuters memperlihatkan bahwa 63 dari 73 ekonom melihat peluang ECB untuk melakukan pemangkasan pertamanya pada akhir kuarta ke-2.

Kenaikan pada Euro sejatinya didukung oleh data inflasi zona Eropa yang dilaporkan menguat selama periode Februari, dengan rincian sebagai berikut :

  • EU Core CPI (MoM), 0.7% (A) vs. -0.9% (P)
  • EU Core CPI (YoY), 3.1% (A) vs. 2.9% (F) vs. 3.3% (P)
  • EU CPI (YoY) (Feb), 2.6% (A) vs. 2.5% (F) vs. 2.8% (P)
  • EU CPI (MoM), 0.6% (A) vs. -0.4% (P)
  • EU Unemployment Rate (Jan), 6.4% (A) vs. 6.4% (F) vs. 6.5% (P)
  • HCOB Eurozone Manufacturing PMI (Feb), 46.5 (A) vs. 46.1 (F) vs. 46.6 (P)

GBP/USD menjadi pemain terbaik kedua setelah Euro, menetap pada kisaran 1.26522 setelah laporan Manufaktur PMI Inggris sedikit mengalami kenaikan – walaupun masih berada dibawah level psikologis 50.

  • S&P Global/CIPS UK Manufacturing PMI (Feb), 47.5 (A) vs. 47.1 (F) vs. 47.0 (P)

USD/JPY ditutup datar pada perdagangan Jumat (1/3) – menetap pada kisaran 150.098, setelah sempat uji tertinggi 150.714 menyusul komentar Ueda Gubernur Bank Bank of Japan yang tampak menolak saran rekan-rekannya pada hari Kamis yang mengisyaratkan perlunya keluar dari kebijakan ultra-loose.

Berikut adalah posisi pasar matauang pada penutupan perdagangan 1 Maret 2024,

  • AUDUSD : 0.65243 , +29 / +0.45%
  • EURUSD : 1.08380 , +35 / +0.32%
  • GBPUSD : 1.26522 , +30 / +0.24%
  • NZDUSD : 0.61033 , +17 / +0.28%
  • USDJPY : 150.098 , +14 / +0.09%
  • USDCAD : 1.35577 , -20 / -0.15%
  • USDCHF : 0.88307 , -13 / -0.15%
  • USDCNH : 7.20530 , +35 / +0.05%

Minyak

Harga minyak mentah dunia berakhir menguat selama akhir pekan lalu (1/3), menandai kenaikan sekitar 2% pada pasar minyak mentah berjangka WTI AS. Harga minyak menguat merespon laporan manufaktur PMI Tiongkok yang dirilis lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya.

  • CNY Manufacturing PMI (Feb), 49.1 (A) vs. 49.1 (F) vs. 49.2 (P)
  • CNY Non-Manufacturing PMI (Feb), 51.4 (A) vs. 50.8 (F) vs. 50.7 (P)
  • CNY Caixin Manufacturing PMI (Feb), 50.9 (A) vs. 50.7 (F) vs. 50.8 (P)

Meski demikian, kenaikan nampak terbatas karena pasar tengah menunggu keputusan OPEC+ mengenai perjanjian pasokan untuk kuartal kedua.

Berikut adalah posisi harga minyak pada penutupan perdagangan 1 Maret 2024,

  • OIL (SPOT) : $79.25 , +$1.41 / +1.81%
  • WTI : $79.97 , +$1.71 / +2.19%
  • BRENT : $83.55 , +$1.64 / +2.00%

Sentimen

Pada perdagangan pekan ini (4/3 – 8/3), fokus utama pasar akan tertuju pada laporan tenagakerja AS, testimoni Kepala Federal Reserve AS dan beberapa pertemuan Bank Sentral Dunia.

Pada Senin (4/3), Pasar akan terfokus pada fundamental perbankan AS paska peringkat New York Community Bank diturunkan oleh Fitch Rating pada peringkat terendah ‘Junk’. Fundamental tersebut dapat mendorong harga emas menguat sebagai safehaven utama dan menekan perdagangan pasar matauang berisiko.

Diluar dari sentimen fundamental tersebut, pasar juga akan terfokus pada laporan Building Approval Australia dan Investor Confidence Eropa

Tags: emas minyak S&P Global
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

Commodities

Harga Emas Terus Melemah karena Reli Harga Minyak

by admin_mab 15/07/2026

Harga emas terus melemah pada hari Kamis karena investor terus menilai kembali prospek inflasi setelah harga minyak mentah bertahan di

Commodities

Prediksi Harga Minyak Bulan Juli, Menentukan Arah Inflasi,

by admin_mab 09/07/2026

Harga minyak diperkirakan masih bergerak panas sepanjang Juli, seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Pasar energi global kini

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.