Harga Minyak Sedikit Naik di Tengah Ketidakpastian Timur Tengah
Harga minyak mentah berjangka WTI naik mendekati $91 per barel pada hari Kamis, memulihkan sebagian kerugian sesi sebelumnya di tengah pernyataan yang saling bertentangan dari AS dan Iran tentang upaya untuk mengakhiri konflik yang telah mengguncang pasar energi global.
Iran mengatakan tidak berniat untuk melakukan pembicaraan dengan AS dan akan menolak usulan gencatan senjata, dan malah menguraikan syarat-syaratnya sendiri termasuk kendali kedaulatan atas Selat Hormuz.
Sementara itu, Gedung Putih menyatakan bahwa upaya perdamaian sedang berlangsung, dengan Washington dilaporkan mengirimkan proposal 15 poin kepada Iran melalui Pakistan yang bertujuan untuk menyelesaikan konflik dan membuka kembali jalur air penting tersebut.
Hampir tertutupnya Hormuz telah sangat mengganggu aliran minyak global, mengakibatkan hilangnya jutaan barel pasokan harian.
Meskipun beberapa kapal terus melintas di bawah perlindungan Iran, sekutu AS di Asia-Pasifik, termasuk Korea Selatan, Australia, dan Filipina, sedang bergulat dengan kekurangan bahan bakar yang semakin memburuk.