Mahadana Mahadana
  • Home
  • Market News
    • Asia Market
    • US Market
    • Europe Market
  • Commodities
  • Currency
  • Daily Analysis
  • World
    • Economic Data
    • Global News
    • Business
Mahadana
 Imbal Hasil Terkoreksi Tajam, Emas dan Aset Berisiko Meroket Sepanjang Akhir Pekan
Commodities

Imbal Hasil Terkoreksi Tajam, Emas dan Aset Berisiko Meroket Sepanjang Akhir Pekan

by admin_mab 06/03/2023 0 Comment

Indeks Dolar AS terkoreksi selama sesi perdagangan Eropa hingga penutupan pasar Amerika ditengah penurunan tajam imbal hasil obligasi AS setelah mencapai level tertinggi baru sejak November 2022. Investor nampaknya mengesampingkan sejenak kekhawatiran tentang pengetatan lebih lanjut dan memberikan ruang pada data ekonomi AS yang positif dari laporan PMI Serives memberikan dukungan kuat pada pasar saham AS.

~ US Services PMI (Feb), 50.6 (A) vs. 50.5 (A) vs. 50.5 (P)
~ US ISM Non-Manufacturing PMI (Feb), 55.1 (A) vs. 54.5 (F) vs. 55.2 (P)

Imbal hasil Treasury AS menghentikan relinya, terkoreksi dalam setelah mencapai level tertinggi baru dalam 3 1/2 bulan. Imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun ke kisaran 3.958%, turun dari tertinggi Kamis (2/3) pada 4.091%. Imbal hasil Treasury dua tahun, yang biasanya bergerak sejalan dengan ekspektasi suku bunga, turun 0.59% menjadi 4.8606% dari tertinggi Kamis (2/3) pada 4.944%. Dolar menyelesaikan perdagangan Jumat (3/3) dengan kerugian sekitar 46 poin atau 0.44% berakhir pada level 104.52.

Matauang

Pasangan EUR/USD berakhir menguat sektiar 36 poin atau 0.34% berada pada level 1.0633, setelah uji tertinggi 1.0638 dan terendah 1.0587. Penguatan Euro diperkuat oleh laporan ekspor Jerman yang tercatat naik sekitar 2.1% selama periode Januari, berbanding terbalik dari periode bulan sebelumnya yang mencatatkan penurunan tajam sekitar 6.3%. AUD/USD berakhir menguat sekitar 70 poin atau 0.58% berakhir pada level 0.6768.

Matauang Pound Inggris bergerak lebih tinggi bersama dengan aset berisiko lainnya setelah laporan aktivitas bisnis di Inggris berkembang dengan kecepatan tercepat dalam delapan bulan di selama Februari, berada pada level 53.5 – melonjak dari sebelumnya pada 48.7. GBP/USD menyelesaikan perdagangan Jumat (3/3) dengan keuntungan sebanyak 98 poin atau 0.81% berakhir pada level 1.2043.

Sementara itu, Yen Jepang yang sensitif terhadap perbedaan suku bunga jangka panjang AS-Jepang, menghentikan trend pelemahanya setelah imbal hasil AS turun dari level tertinggi dalam hampir empat bulan. USD/JPY berakhir turun sekitar 93 poin atau 0.68% menguat pada level 135.82, setelah uji tertinggi 136.76 dan terendah 135.74.

Emas

Harga emas diperdagangkan melambung tinggi – berakhir pada level tertinggi sejak pertengahan Februari lalu, setelah Dolar kembali melemah bersama dengan imbal hasil obligasi AS ditengah optimisme pasar global pada sektor bisnis AS yang memperlihatkan kenaikan moderat.

Dipasar spot, harga emas ditutup menguat sekitar $20.40 atau 1.10% berakhir pada level $1,855.92 per ons, setelah uji tertinggi $1,856 dan terendah $1,835. Sementara emas berjangka kontrak Apriil berakhir menguat sekitar $14.10 atau 0.76% berakhir pada level $1,854.60 per ons di Divisi Comex.

Secara fundamental, prospek pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut akan bersifat menekan harga emas dan mendukung penguatan Dolar. Dalam pekan ini, pasar emas akan terfokus pada data kunci tenaga kerja dan testimoni Kepala the Fed Jerome Powell pada Selasa dan Rabu pada pukul 22:00 WIB.

Minyak

Harga minyak mentah dunia berangsur kembali menguat dan berakhir pada level tertinggi $79.89 setelah sempat terkoreksi tajam mencapai level terendah Jumat (3/3) pada $75.88.

Desas-desus bahwa Uni Emirat Arab (UEA) tengah membahas untuk meninggalkan keanggotaannya pada Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) telah mendorong harga minyak mentah dunia anjlok hampir 3%. Kabar tersebut muncul setelah kekecewaan Uni Emirat Arab yang telah meminta otorisasi untuk meningkatkan produksi minyak mentahnya. Harga minyak berbalik menguat setelah rumor itu dibantah.

Dipasar spot, harga minyak ditutup menguat sekitar $1.96 atau 2.46% berakhir pada level $79.82 per barel, setelah uji terendah $75.88. Sementara minyak mentah WTI AS berakhir menguat sebanyak $1.52 atau 1.91% berakhir pada level $79.68 per barel. Minyak berjangka Brent London ditutup menguat sekitar $1.08 atau 1.26% berada pada level $85.83 per barel.

Sentimen

Sepanjang perdagangan pekan depan, fokus utama pasar global akan tertuju pada testimoni kepala Federal Reserve AS Jerome Powell pada Selasa (7/3) dan Rabu (8/3), diikuti oleh laporan ADP Employment Change AS pada Rabu (8/3) dan Nonfarm Payrolls AS pada Jumat (10/3).

Tags: Aset emas Indeks Dolar AS Matauang minyak
Previous post
Next post

admin_mab

editor

Latest News
Europe Market

Nilai Tukar Sterling Bertahan di Dekat Level Terendah Tiga Bulan

25/09/2026
Currency

Dolar Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Kedua

25/09/2026
Europe Market

Harga Gas Eropa Turun di Tengah Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

25/09/2026
Asia Market

Saham Hong Kong Memperpanjang Tren Penurunan

25/09/2026
Asia Market

Pembaruan Pasar Valas Asia: Won Korea Selatan Menguat 0,35 Persen

25/09/2026
Related Market News
Europe Market

Bursa Eropa Bangkit Seiring Meredanya Harga Minyak, Namun

by admin_mab 21/09/2026

Pasar saham Eropa mencatat pemulihan moderat pada hari Senin; indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5% karena penurunan harga minyak mentah

Commodities

Harga Emas Terus Melemah karena Reli Harga Minyak

by admin_mab 15/07/2026

Harga emas terus melemah pada hari Kamis karena investor terus menilai kembali prospek inflasi setelah harga minyak mentah bertahan di

Commodities

Prediksi Harga Minyak Bulan Juli, Menentukan Arah Inflasi,

by admin_mab 09/07/2026

Harga minyak diperkirakan masih bergerak panas sepanjang Juli, seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Pasar energi global kini

Mahadana Mahadana

Mahadana News

MahadanaNews.com sebagai website resmi PT Mahadana Asta Berjangka menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, namun tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut.

PT. Mahadana Asta Berjangka adalah Pialang Berjangka yang memiliki ijin dan berada dibawah naungan Bappebti, merupakan anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia.

Link Terkait

Tentang Kami
Produk Trading
Bursa Berjangka Jakarta
Kliring Berjangka Indonesia

Our Office

  • Axa Tower, Jakarta
  • Graha Aktiva, Jakarta
  • Pontianak, Kalimantan Barat

Download Trading Platform

© Copyright 2026. PT. Mahadana Asta Berjangka. All rights reserved.