JPMorgan akan Membangun Kantor Pusat Baru yang Besar di Inggris di Canary Wharf, London
JPMorgan mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka akan membangun sebuah menara seluas 3 juta kaki persegi (280.000 meter persegi) di distrik keuangan Canary Wharf di London Timur. Hal ini merupakan komitmen investasi besar bagi Inggris menyusul anggaran Inggris yang diawasi ketat yang bertujuan untuk meyakinkan investor mengenai kondisi keuangan negara.
JPMorgan mengatakan proyek tersebut akan berkontribusi sebesar 9,9 miliar pound ($13,1 miliar) selama enam tahun bagi perekonomian lokal – termasuk biaya konstruksi – dan menciptakan 7.800 lapangan kerja.
Gedung baru ini akan menampung hingga 12.000 orang dan akan menjadi kantor JPMorgan terbesar di Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, menurut perusahaan tersebut.
Langkah ini merupakan sebuah keuntungan bagi distrik keuangan Canary Wharf, yang sebelumnya kesulitan mempertahankan penyewa besar setelah pandemi COVID-19, tetapi telah mengalami peningkatan kualitas sewa karena perusahaan-perusahaan menuntut agar lebih banyak orang kembali ke kantor.
“Prioritas pertumbuhan ekonomi pemerintah Inggris telah menjadi faktor krusial dalam membantu kami membuat keputusan ini,” ujar Ketua dan CEO JPMorgan, Jamie Dimon, sehari setelah mendukung anggaran Menteri Keuangan Inggris, Rachel Reeves, dalam pidato publik yang jarang terjadi pada hari anggaran.
Reuters pertama kali melaporkan tahun lalu bahwa JPMorgan sedang mempertimbangkan opsi untuk kantor pusatnya di Inggris di London setelah bank Wall Street tersebut melampaui kapasitas menara yang ada di Canary Wharf.
JPMorgan juga telah mempertimbangkan untuk merenovasi gedungnya yang ada di Bank Street, Canary Wharf, dan pindah ke pusat Kota London.
($1 = 0,7548 pound)