‘Overbought’, Emas Capai RSI Bulanan Tertinggi Sepanjang Masa 92.2%
Semakin menjulang tinggi, harga emas melonjak melampaui level $4,200 per ons – menandai kenaikan lebih dari 60% sejak awal tahun.
Perburuan pada logam mulia emas terus meningkat ditengah gejolak perang dagang dan ketidakpastian ekonomi global, dimana bank-bank sentral dunia menghadapi tantangan ekonomi yang tidak biasa dan terus meningkatkan kepemilikan emas sebagai nilai lindung aset.
Disisi lain, Dolar AS bergerak melemah karena fundamental ekonomi AS yang rapuh ditengah penutupan pemerintahan AS yang akan memasuki hari ke 16 pada Kamis 16 Oktober 2025.
Key Highlihts
- Perang Dagang AS-Tiongkok menjadi sorotan tajam para pelaku pasar setelah Trump menyampaikan bahwa AS sedang dalam perang dagang dengan China. Dimana komentar ini bertolak belakang dengan seruan Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang mengusulkan gencatan senjata tarif untuk produk Tiongkok.
- Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk memutus beberapa hubungan dagang dengan Tiongkok setelah kedua negara memberlakukan biaya pelabuhan minggu ini.
- Pasar akan memperhatikan pertemuan Trump dengan perusahaan-perusahaa teknologi AS, diantaranya Lockheed, Martin, Microsoft, Meta, Google, Amazon, Palanti
- Penutupan Pemerintah AS semakin berkepanjangan – akan memasuki hari ke 16 pada Kamis (16/10), terhitung sejak 1 Oktober 2025 Pemerintah Federal AS resmi ditutup sementara. Terbaru hari ini, Senat AS kembali menolak proposal pendanaan Republik.
- Berdasarkan jajak pendapat Kalshi, perkiraan penutupan pemerintah AS meningkat menjadi 38 hari dari perkiraan sebelumnya sekitar 35 hari, jika hal ini terjadi maka akan menjadi penutupan terlama dalam sejarah.
- Prospek The Fed semakin rumit karena penutupan pemerintah (shutdown) mengakibatkan penundaan data-data penting karena shutdowon berkepanjangan. Sejauh ini, ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan 29 Oktober tetap tinggi, berada di angka 97% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin.
- Pembaruan tentang inflasi harga konsumen akan dirilis pada 24 Oktober. Biro Statistik Tenaga Kerja mengumumkan bahwa mereka akan merilis laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) terbaru di tengah penutupan yang sedang berlangsung.
Market Movement
Pada Rabu (15/10), harga emas (spot) berakhir menguat pada titik tertinggi baru sepanjang masa – ditutup diatas level $4,200 untuk pertama kalinya, mencatatkan kenaikan sebesar $67.86 atau 1.64% berakhir pada level $4,207.45 per ons, setelah uji tertinggi $4,218 dan terendah $4,140.
Dalam pantauan analisa teknikal, harga emas berada pada posisi ‘Overbought’, dimana harga emas telah mencapai titik RSI Bulanan tertinggi sepanjang masa pada 92.2%, melewati rekor sebelumnya 86.7% pada tahun 2008.
Pada saat yang sama, Emas berjangka (DEC) mencatatkan kenaikan sebesar $38.20 atau 0.92% berakhir pada level $4,201.00 per ons di Divisi Comex, setelah uji tertinggi $4,235.80 dan terendah $4,157.30 di Divisi Comex.
Indeks Dolar AS berakhir turun sebanyak 39 poin atau 0.39% berakhir pada level 98.66, setelah uji terendah 99.08 dan tertinggi 98.65.
Dipasar rival utama Dolar, sekelompok matauang berisiko berakhir menguat merespon pelemahan Dolar. Berikut adalah posisi matauang pada penutupan perdaganan Rabu, 15 Oktober 2025,
- AUDUSD : 0.65103 , +26 / +0.41%
- EURUSD : 1.16445 , +39 / +0.34%
- GBPUSD : 1.33988 , +81 / +0.61%
- NZDUSD : 0.57230 , +10 / +0.18%
- USDJPY : 151.247 , -55 / -0.36%
- USDCAD : 1.40405 , -3 / -0.02%
- USDMXN : 18.45170 , -233 / -0.13%
- USDCHF : 0.79660 , -43 / -0.54%
- USDCNH : 7.12400 , -103 / -0.14%
Sentimen
Hari ini, Perkembangan Shutdown AS akan menjadi berita utama setelah penutupan pemerintah sejak 1 Oktober 2025. Pasar juga akan memperhatikan perkembangan perang tarif AS-Tiongkok.