Pasar Asia Dibuka Menguat karena Jepang dan Korea Memimpin Reli yang Didorong oleh Sektor Teknologi
Pasar Asia dibuka dengan catatan yang kuat pada hari Selasa karena investor kembali ke saham teknologi dan otomotif setelah Nvidia mengumumkan kerja sama baru dan memberikan prospek yang optimis.
Jepang dan Korea Selatan memimpin reli pasar Asia, meskipun kenaikan harga minyak yang baru membuat risiko geopolitik tetap menjadi perhatian.
Pergerakan awal ini juga sesuai dengan pemulihan yang lebih luas di seluruh ekuitas regional karena pasar Asia berharap untuk hari kenaikan lainnya sementara para pedagang tetap memperhatikan kalender bank sentral yang padat.
Nikkei 225 dan Kospi memimpin kenaikan
Nikkei 225 Jepang naik 0,75% pada perdagangan awal, sementara Topix yang lebih luas naik lebih dari 1%.
Suasana di Tokyo didukung oleh minat yang diperbarui terhadap saham-saham terkait chip dan industri setelah pengumuman Nvidia meningkatkan sentimen terhadap rantai pasokan teknologi regional.
Korea Selatan mengungguli pasar utama Asia lainnya, dengan indeks Kospi melonjak 2,94% dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 1,53% pada perdagangan awal.
Kenaikan tersebut didukung oleh kekuatan saham-saham teknologi besar, termasuk SK Hynix dan Samsung Electronics.
Pasar merespons dengan kuat terhadap laporan terbaru tentang permintaan perangkat keras kecerdasan buatan.
Besarnya pemulihan di Seoul juga mencerminkan betapa sensitifnya saham Korea terhadap fluktuasi selera risiko global dan ekspektasi chip.
Namun, kenaikan di Tokyo dan Seoul tidak terjadi begitu saja, karena pasar energi secara bersamaan menunjukkan kehati-hatian.
Minyak mentah Brent naik 2,91% menjadi sekitar $103 per barel, dan West Texas Intermediate naik 2,29% menjadi sekitar $95 karena ketidakpastian masih berlanjut.
Hang Seng dan CSI China
Saham Hong Kong juga dibuka dengan positif karena indeks acuan Hang Seng menguat pada perdagangan awal Selasa dengan saham-saham teknologi yang pulih.
Saat berita ini ditulis, indeks Hang Seng diperdagangkan sekitar level 26.088,07, hampir 1% lebih tinggi dari penutupan sebelumnya, sementara indeks Hang Seng Tech diperdagangkan 1,34% lebih tinggi di 5.180,49.
Pergerakan naik ini sebagian besar didorong oleh rebound saham teknologi, yang meningkatkan sentimen pasar secara keseluruhan selama sesi pagi.
Di daratan Tiongkok, CSI 300 lebih terkendali tetapi tetap positif, dengan indeks acuan di 4.141,20, naik 0,44% pada hari itu.
Hal itu membuat Tiongkok ikut serta dalam pemulihan regional, meskipun dengan kenaikan yang lebih terkendali daripada kenaikan yang lebih tajam yang terlihat di Jepang dan Korea Selatan.
Awal yang tenang untuk pasar India
Indeks acuan India dibuka dengan catatan positif pada hari Selasa, didukung oleh isyarat global yang menguntungkan.
Namun, kenaikan awal memudar, dengan Sensex turun 48,78 poin, atau 0,06%, menjadi 75.454,07, sementara Nifty turun 25,45 poin menjadi 23.383,35.
Pergerakan pasar saham India tampak positif pada hari Selasa dengan 1.337 saham naik, 810 saham turun, dan 182 saham tetap tidak berubah.